
Jalanan mulai sepi, dikuasai kucing jalanan
Tak terdengar derai tawa ataupun alas kaki yang mengaspal
Aku masih terjaga ditemani kucing Mumu dan lainnya
Kutatap layar, tapi benakku melalang buana Lanjutkan membaca ‘Lagu, Emosi, dan Cerita’


Jalanan mulai sepi, dikuasai kucing jalanan
Tak terdengar derai tawa ataupun alas kaki yang mengaspal
Aku masih terjaga ditemani kucing Mumu dan lainnya
Kutatap layar, tapi benakku melalang buana Lanjutkan membaca ‘Lagu, Emosi, dan Cerita’

Hujan mengguyur begitu derasnya. Hujaaannn basaaahhh… kucing-kucing pun berlarian masuk rumah dengan wajah mau menangis. Mereka tak suka bulu mereka basah. Jika tak kering benar-benar, rawan bau. Lanjutkan membaca ‘Hujan, Kucing Lelap’

Apabila kalian suka cerita yang mengandung plot twist, maka kalian akan suka dengan animasi berjudul The Exchange. Animasi ini produksi Birdbox Studio, sebuah studio yang gemar memproduksi animasi dengan cerita yang bikin nyengir dan kesal. Menurut mereka hidup itu kadang komedi, kadang tak bisa diprediksi.
Lanjutkan membaca ‘The Exchange, Satu Lagi Animasi Birdbox Studio yang Kaya Plot Twist’

Ketika diajak bersantap sambil menikmati panorama petang di sebuah resto di bukit Lampung, aku memilih memesan tom yam. Harganya lumayan mahal. Namun aku lagi ingin makanan berkuah asam manis segar. Lanjutkan membaca ‘Tom Yam Kearifan Lokal’

Sejak menuntaskan Animal Farm, aku jadi penasaran dengan buku-buku karya George Orwell. Ada dua buku yang kulirik, yaitu Burmese Days dan 1984. Novel Burmese Days belum selesai kubaca dan belum kulanjutkan. Demikian pula dengan 1984. Entah kenapa kemudian aku tertarik membaca kembali 1984 dari awal.