Safety Not Guaranted: Film dengan Ending Manis

1

Judul film ini mengingatkan saya pada film “Safe” yang dibintangi Jason Staham. Namun, film ini bukan film action biasa, film ini bergenre fiksi sains yang berkesan ‘membumi’. Tidak ada baju-baju berwarna silver, tidak ada layar-layar sentuh yang memunculkan hologram. Ide fiksi sains di sini adalah niatan seorang karyawan swalayan untuk membuat mesin waktu. Benarkah ia berniat membuat mesin waktu atau hal tersebut hanya ada di angan-angannya?

Film ini dibuka dengan mengisahkan tokoh utama yang bernama Darius. Gadis yang baru lulus kuliah ini diceritakan sedikit anti sosial sejak ibunya meninggal. Sejak lulus ia melakukan pekerjaan magang di majalah Seattle. Namun pekerjaan magang di sini tidak seperti yang diharapkannya.

Bukannya diajak menulis artikel ia malah melakukan pekerjaan kasar seperti office girl. Namun, situasinya mulai membaik ketika ia diajak Jeff, wartawan senior, untuk menemaninya melakukan riset tentang pemasang iklan yang unik. Iklan tersebut menyebutkan si pengiklan memerlukan rekan yang mau diajak untuk menjelajah waktu, back to the past, namun ia tidak menjamin keamanannya (safety not guaranted).

2

Lalu mulailah aksi Darius mematai-matai kantor pos lalu menguntit mobilnya dan menemukan pria tersebut bekerja di sebuah swalayan dan bernama Kenneth Calloway. Pria tersebut seperti orang biasa tidak ada sesuatu yang aneh pada lagaknya. Namun, Darius tidak putus asa. Ia lalu menawarkan diri untuk menjadi patnernya.

Kenneth bukanlah orang yang terbuka. Ia menyelidiki Darius untuk memastikan Darius bisa dipercaya sebagai patnernya. Setelah yakin, ia lantas mengajak Darius berlatih menembak dan berlatih mempertahankan diri. Kenneth yakin ia dikuntit oleh agen yang tidak menyukai idenya. Selain itu, ia juga tidak yakin tahun yang akan ia masuki akan aman baginya dan rekannya.

3

Ketika mereka mulai akrab, ada beberapa hal yang tidak pas tentang Kenneth. Akankah Darius percaya terhadap Kenneth dan apakah mesin waktu yang dikoar-koarkan Kenneth benar-benar ada?

Saya mengacungi dua jempol untuk film ini. Film yang tidak biasa untuk narasi fiksi sains plus ending yang tak terduga. Tidak ada bintang terkenal dalam film ini selain Kristen Bell yang tampil singkat sebagai Belinda, wanita yang pernah diincar oleh Kenneth dan Jake Johson sebagai Jeff yang beken sejak tampil dalam serial teve “New Girl”. Meski demikian, akting para pemain ini sangat memikat dan chemistry antara Mark Duplass (Kenneth) dan Aubrey Plaza (Darius) terlihat.

Ada bagian yang menarik dalam film ini seperti ketika ayah Darius mengetahui gadisnya tidak pernah menjalin hubungan khusus dengan pria melalui informasi dari teman sekamarnya. Darius pun sewot ketika ayahnya mengaku ia berkirim surel melalui facebook hahaha. Rupanya film ini bersetting ketika facebook tengah mewabah. Si Jeff bukannya membantu Darius ia malah asyik ber-facebook mencari informasi tentang eks pacarnya yang tinggal di Washington.

4

Meski temponya lamban, film ini berhasil menyusun dinamika cerita dengan halus dan membuat ending yang manis tanpa terkesan dipaksakan. Nilainya menurut saya 8/10.

~ oleh dewipuspasari pada September 22, 2013.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: