Pitch Perfect: Film Musikal ala Akapela

final

Film Pitch Perfect memang sudah dirilis tahun 2012. Namun film ini sudah beberapa kali saya putar karena saya menyukai lagu-lagu yang dibawakan dalam film ini. Film ini jenis film musikal sehingga sering disandingkan dengan film serial Glee, apalagi temanya juga tentang kejuaraan grup musik. Bedanya, lagu-lagu dalam film ini dibawakan secara akapela.

Film dibuka dengan kejuaraan akapela antar perguruan tinggi. Tokoh dalam film ini adalah grup akapela di Universitas Barden, grup akapela para pria yang bernama Treblemakers dan grup wanita bernama Barden Bellas. Si Treblemakers mendapat sambutan meriah atas aksi panggung mereka, sementara Barden Bellas mengalami insiden memalukan gara-gara salah satu anggota, Aubrey, mengeluarkan isi perutnya di atas panggung.

Kemudian waktu bergulir empat bulan kemudian, dimana anggota Barden Bellas hanya tersisa dua personel, yaitu Aubrey (Anna Camp) dan Chloe (Brittany Snow). Anggota Treblemakers juga berkurang karena banyak yang telah lulus. Mereka kemudian menyaring anggota melalui audisi dari para mahasiswa baru. Di antara mahasiswa baru tersebut ada Beca Mitchell (Anna Kendrick) – yang namanya melambung setelah bermain dalam Twilight, Jesse (Skylar Astin), Fat Amy (Rebel Wilson), dan Benji (Ben Platt).

Selain Beca, semuanya dengan sukarela dan senang hati mengikuti audisi. Namun, Beca yang terpaksa masuk universitas atas saran ayahnya, akhirnya mengikuti audisi karena ayahnya menjanjikan akan mengijinkannya bekerja ke Los Angeles jika ia bersedia masuk satu klub selama setahun. Ya, kemudian Beca berhasil lolos di audisi tersebut. Dan di luar kesibukannya berlatih akapela, ia masih bisa mengikuti hobinya me-mix lagu dengan peralatan canggihnya.

koor2

Namun, Beca kurang cocok dengan lagu-lagu yang dibawakan Barden Bellas yang cenderung ‘so last year’ (bahasa lainnya lagu-lagu lama yang sudah kurang populer) dan sering berdebat dengan Aubrey. Dan konflik mulai terjadi ketika Beca menambahkan ornamen musik pada saat kejuaraan yang membuat anggota lainnya kebingungan. Mereka kalah dan menyalahkan Beca atas kesalahan tersebut. Namun, rupanya ada kesempatan kedua untuk maju ke partai final.

Hemm karena ini bukan film baru, rasanya boleh-boleh saja saya membocorkan sedikit kelanjutannya. Ya, si Aubrey akhirnya berdamai dengan Beca dan mencoba jurus baru dengan kecerdasan Beca meramu berbagai lagu menjadi musik baru yang enak didengar. Suara Chloe yang menjadi bass setelah operasi membuat akapela resep baru ini menjadi lebih berasa musik modern dibandingkan ketika mereka membawakannya di babak sebelumnya.

latihan

Saya suka lagu-lagu dalam film yang disutradarai oleh Jason Moore ini, baik yang dibawakan dengan iringan musik ataupun musik yang dibawakan dalam kejuaraan. Lagu The Sign, Eternal Flame, Just The Way You Are, dan mix lagu saat final (Price Tag-Don’t You Forget About Me, Give me Everything nampak segar. Demikian juga lagu yang dibawakan Treblemakers seperti Magic, Let it Whip, dan We Come to Smash. Lagu lainnya juga menarik,seperti OST. The Breakfast Club ‘Don’t You Forget About Me’, Titanium David Guetta, dan Keep Your Head Up.

trouble3

Kekurangan film ini, chemistry antara Jesse dan Beca terasa hambar, mereka memang lebih cocok jadi sahabat daripada sepasang kekasih. Adegan muntah di atas panggung dan kemudian terjadi kali kedua di tempat latihan terasa berlebihan dan membuat mual. Kekurangan terakhir, ending film ini mudah ditebak. Namun, kekurangan tersebut akan tertutupi oleh lagu-lagu dalam film ini yang benar-benar asyik dan seru. Oh iya dengar-dengar akan ada sekuelnya. Semoga kualitas sekuelnya tidak merosot, atau lebih bagus daripada film pertamanya.

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Maret 7, 2014.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: