Bersemangat Seperti Laura: #1 Tinggal di Rimba dan Diusir Indian

rumah kecil

Ibuku dulu sangat menyukai tokoh Laura dan membelikanku baju-baju panjang mengembang seperti yang sering dikenakannya. Ia berujar ingin aku dan kakakku manis dan baik hati seperti Laura dan Mary. Dan ketika remaja aku baru mengenal sosok Laura dan ia memang gadis hebat. Sangat hebat!

Laura Ingalls Wilder, demikian nama lengkap si Laura. Ia sosok nyata bukan rekaan. Laura putri kedua dari pasangan Caroline Quiner dan Charless Ingalls. Mary adalah putri tertua, sedangkan Carrie dan Grace adalah adik-adik mereka.

rimba1

Lantas apa yang menarik dari sisi Laura? Ia gadis yang bersemangat dan juga tabah. Keluarganya adalah petani miskin yang mencoba mencukupi kebutuhan hidupnya secara mandiri. Namun, sering kali hasil panen gagal sehingga Pa, ayah Laura, harus berburu hewan liar atau menjadi orang upahan.

Jika kamu pernah mengenal nama tersebut, cerita tentang Laura yang merupakan rangkuman dari seluruh bukunya tentu menarik. Dan cerita ini akan cukup panjang dan bisa jadi membosankan:)

Laura lahir dan besar di Wisconsin yang masa itu, pertengahan abad ke-19, masih berupa rimba besar. Ia dididik untuk bekerja keras sejak masih kanak-kanak. Ia membantu ibunya mencuci pakaian, membuat roti dan biskuit, mengocok susu untuk dibuat mentega, membersihkan rumah, dan belajar menjahit. Jika ayahnya pulang membawa hewan liar seperti angsa dan rusa, ia juga akan membantu orang tuanya mengawetkan sebagian daging tersebut untuk disantap saat musim dingin.

rimba3Meski ada banyak pekerjaan, ada masa-masa yang membahagiakan Laura, seperti mendapat permen dari toko, pesta gula mapel di rumah neneknya, bermain dengan Jack, anjingnya, atau sekedar mendengarkan ayahnya bermain biola. Di sini dikisahkan Laura menyukai daging beruang dimana memang di rimba hutan masih sering ditemui beruang dan serigala. Si Laura sejak kecil juga sering iri kepada kakaknya, Mary, yang pirang serta selalu lembut dan manis. Ia sendiri berambut coklat dan lincah. Si Carrie di sini masih bayi.

rimba4

Selang beberapa tahun kemudian, orang tuanya memutuskan pindah karena hewan buruan sudah semakin sedikit dan hasil pertanian kurang baik. Mereka menjual rumah dan lahan mereka serta mulai mengembara dengan gerobak berkuda menyeberangi sungai Missouri menuju daerah Indian di Independence.

mengembaraDi padang rumput tersebut orang tuanya kemudian membangun rumah balok. Pada masa itu rasanya setiap pria dapat berbuat apa saja, membuat rumah balok dari hasil menebangi pohon, membuat rumah papan, membuat lemari, membuat dipan dan kursi meja, berburu, dan bertani. Mereka benar-benar mandiri.

indian2

rimba2Rasanya saat itu keluarga Ingalls sudah merasa akan hidup nyaman dengan rumah yang memiliki jendela kaca, memiliki sumur, dua kuda, sapi, dan tinggal membuka lahan pertanian. Namun mereka lupa jika mereka hidup tidak jauh dari pemukiman Indian. Karena belum terbiasa hidup di tempat yang sangat panas dan lembab, mereka mengalami demam seperti malaria. Suku Indian kemudian memekikkan peperangan karena kehadiran orang kulit putih di wilayah mereka dianggap menyalahi perjanjian. Akhirnya keluarga Ingalls mengalah dan mengembara menjauhi wilayah Indian tanpa tujuan pasti.

indian

Mereka seperti orang gypsi, hidup di gerobak dan makan apa saja yang mereka dapat dari hasil berburu dan sisa makanan mereka yang terus menyusut. Lalu mereka mendapatkan rumah di sungai Plum dimana rumahnya seperti gua. Di sini Laura mulai mengenal gadis-gadis seusianya di sekolah dan merasa kecil hati dengan bajunya yang buruk dan keluarganya yang miskin. Si Laura hanya memiliki sedikit baju, baju sehari-hari yang sudah lusuh, baju tidur, serta baju khusus untuk beribadah. Selama tinggal di tepi sungai Plum, panen mereka juga tidak berhasil, si Mary kembali demam hingga mengalami kebutaan, Carrie dan ibunya juga kemudian ikut sakit. Laura lah yang merawat mereka, mengurus rumah, dan membantu ayahnya bertani.

membantu ibu

Referensi:
1. Rumah Kecil di Rimba Besar
2. Rumah Kecil di Padang Rumput
3. Di Tepi Sungai Plum

~ oleh dewipuspasari pada Maret 11, 2014.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: