Bersemangat Seperti Laura: #5 Tahun-tahun Keras Pernikahan

menikah

Laura sebenarnya enggan menjadi petani. Menjadi petani sangat memerlukan kerja keras dan nasibnya ditentukan oleh alam. Orang tuanya yang menjadi petani selalu miskin dan hasil pertanian tidak berhasil mencukup kebutuhan hidupnya. Demikian pula kakek neneknya di rimba besar. Kakek buyutnya, Tucker dan Martha Morses malah hidup berkecukupan dengan hidup di kota dan bekerja sebagai penempa besi.

Almanzo menyakinkannya bahwa tidak ada pekerjaan yang paling bebas selain menjadi petani. Mereka tidak punya atasan dan berkuasa penuh atas tanah mereka. Karena Laura ragu, ia menjanjikan Laura waktu empat tahun dan ia akan berubah pendapat jika setelah masa itu hasil panen mereka tidak berhasil.

Menjadi istri petani sangat berat. Ia telah melalui masa-masa menjadi anak petani yang serba kekurangan. Ia rasanya mengulang nasibnya dengan tempat dan orang yang berbeda. Ia harus bangun pagi, menyiapkan sarapan, mengurus ternak, membantu bertanam, menyiapkan makan siang, membuat roti, dan sebagainya. Jika suami bekerja hingga matahari terbenam, pekerjaan istri tiada habisnya hingga terlelap.

manzo

Kegiatannya semakin bertambah ketika Almanzo meminta bantuan tetangganya. Ia harus menyiapkan makan siang untuk mereka dan ini menyiksanya. Laura tidak menyukai orang asing di rumahnya dan mendengar komentar mereka tentang masakannya. Dan memang Laura tidak setrampil Ma dalam memasak. Ia lupa memberi gula pada rotinya dan sop kacangnya belum lunak. Ia malu sekali mendengar komentar-komentar tersebut.

Yang menggembirakan Laura, ia memiliki teman, puteri cantiknya yang diberinya nama Rose. Pada tahun berikutnya ia kembali melahirkan, namun bayi tersebut tidak sehat dan meninggal beberapa hari kemudian.

laura

Empat tahun tersebut berjalan kurang baik. Panen gagal dan utang untuk membeli bibit mulai menumpuk, rumah terbakar, dan Laura bersama Almanzo menderita difteri. Hancurlah mimpi mereka. Rumah dan lahan terpaksa dijual untuk menutup utang. Laura dan Almanzo kembali ke rumah orang tuanya karena demam parah. Laura berhasil pulih namun Almanzo menjadi cacat seumur hidup. Kakinya menjadi pincang dan gerakannya menjadi lambat. Setelah cukup sehat, mereka menyewa rumah dan bekerja sebagai orang upahan. Si Rose dititipkan ke Carrie dan Grace yang masih tinggal di rumah keluarga.

rose kecil

Referensi:
1. Empat Tahun Pertama

~ oleh dewipuspasari pada Maret 15, 2014.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: