Radiohead: Kritik Sosial Ala Emotional Psydelic Trance Rock

radiohead-colingreenwood

Radiohead. Band ini sudah berkibar sejak era musik alternatif pertengahan 90-an dengan lagunya yang menjadi single wajib festival band. Creep. Radiohead memang identik dengan Creep. Meskipun, ada banyak lagunya yang tak kalah oke dengan Creep. Lagu-lagu Radiohead apa saja yang perlu disimak?

Creep kukenal waktu masa SMP. Musiknya minimalis. Yang menjadi sentra lagu ini adalah lirik dan gaya bernyanyi Thom Yorke yang begitu menjiwai lagu. Saya seakan merasa Thom-lah sosok yang digambarkan di lagu yang masuk album Pablo Honey ini.

But I’m a creep
I’m a weirdo
What the he** am I doing here?
I don’t belong here

Sampai sekarang saya tidak pernah merasa bosan mendengar lagu yang penuh nada pesimis ini. Apalagi pada bagian-bagian menjelang akhir lagu ini dimana si Thom seperti berkeluh kesah dengan kondisinya.

Whatever makes you happy
Whatever you want
You’re so fu**ing special
I wish I was special

Seingat saya dulu kakak pernah memiliki Hai Klipnya. Satu bundel dengan Oasis, bertemakan British Invasion. Selain Oasis dan Radiohead juga ada Bush. Dari majalah edisi khusus itulah saya lebih mengenal para personel Radiohead yang terdiri dari Thom Yorke (vokal, piano, rhythim guitar), Jonny Greenwood (lead guitar, keyboard), Ed O’brien (gitar, perkusi), Colin Greenwood (bas, synthesizer) dann Phil Selway (drum, perkusi).

Dari berbagai foto dan gaya personel pada majalah Hai, rupanya bukan Thom yang aneh. Di foto malah Thom terkesan pendiam. Yang gaya dan dandannya aneh-aneh adalah gitarisnya, Jonny. Bahkan ada foto Jonny di Haiklip tersebut yang asyik menata rambut temannya. Atau jangan-jangan Creep merujuk pada Jonny hehehe. Saya lama-lama melihat Jonny seperti Edward The Scissorhand.

jonny

Single berikutnya yang juga melankolis adalah High and Dry. Tidak sedahsyat Creep emosi lagu ini, tapi liriknya apik tentang kurang baiknya sesuatu hal yang berlebihan hanya untuk mendapat pengakuan.

Nah, sekitar tahun 1997, dirilislah lagu Karma Police yang masuk dalam album Ok Computer. Saya masih kurang yakin dengan makna liriknya. Apakah tentang karma yang bisa menimpa siapa saja? Karena dalam video klipnya, seseorang yang tengah mengejar sebuah mobil, malah kemudian berbalik diburu hingga kelelahan dan seseorang tersebut sepertinya kemudian menyerah akan nasibnya.

Karma police, arrest this man, he talks in maths
He buzzes like a fridge, hes like a detuned radio
Karma police, arrest this girl, her hitler hairdo,
is making me feel ill
And we have crashed her party

This is what you get, this is what you get
This is what you get, when you mess with us

Karma Police membuat saya percaya Radiohead adalah band yang benar-benar konsisten dengan gaya bernyanyi yang disebut teman saya, Yuri, adalah emotional psydelic trance rock. Maksud dari emotional psydelic trance rock adalah band yang mampu membuat si pendengar merasakan ambience (nuansa) dari lagu tersebut sehingga kondisinya mendekati dengan nuansa dan emosi yang dialami para musisinya. Itu penjelasan ala saya sih:)

Saya memerlukan beberapa kali mendengar dengan tenang baru kemudian jatuh cinta dengan lagu ini. Bagian terbaiknya lagi-lagi di hampir duapertiga lagu. Di situlah puncak emosi lagu.

For a minute there, I lost myself, I lost myself

Setelah membaca baik-baik lirik lagu ini dan membaca penjelasan lagu ini, rupanya liriknya sangat dalam. Karma Police memang bertutur tentang karma, sehingga jangan mudah mengkritik seseorang. Karena siapa tahu suatu saat kritik itu berbalik menimpa ke kita. Dan maksud dari I lost myself, saat kita berada dalam posisi mengkritik kita bisa kehilangan kontrol kita. Misalnya, kita melihat acara tayangan gosip di teve dan kita tiba-tiba merasa berhak menghakimi artis tersebut, padahal kita tidak kenal. Tiba-tiba kita merasa jahat. Namun, kejadian itu bisa terjadi berulang tanpa kita sadari. Dan hati-hatilah jika karma kemudian berbalik menyergap kita. Wuiiih dalam ya makna lagu ini.

Setelah kuliah saya jarang mengikuti perkembangan Radiohead. Dan hingga saat ini baru tiga album lainnya yang saya dengarkan. Lagu-lagunya seperti film yang memiliki twist atau memiliki berbagai kejutan dan sulit ditebak alurnya, kecuali Anda memang pernah mendengarnya.

Pada album The Best of Radiohead, lagu yang paling menarik perhatian adalah Paranoid Android. Irama lagu yang aneh dengan irama string yang unik dan background gumaman seseorang sementara Thom bernyanyi dengan gaya khasnya.

Musiknya susah dinikmati tapi lumayan seru jika didengarkan dengan earphone dan pikiran terbuka. Lagunya seperti musik eksperimen namun mampu membuat saya jatuh cinta sejak mendengarkan kali pertama.

Liriknya? Ehem seolah tokoh dalam lagu ini mengalami paranoid akut sehingga seolah mendengar suara-suara dalam kepalanya. Paranoid android bukan paranoid terhadap gadget menggunakan sistem operasi android, tetapi android arti sebenarnya, yaitu manlike, sesuatu yang mirip atau bertingkah laku seperti manusia.

Please could you stop the noise? I’m trying to get some rest
From all the unborn chicken voices in my head
What’s that?
(I may be paranoid, but not an android)

Lagu yang juga asyik pada album ini adalah National Anthem yang lebih banyak unsur instrumentalianya. Paduan beragam alat musiknya unik. Ada juga no Surprise yang easy listening dan Fake Plastic Tree yang mengkritisi segala hal berbau imitasi yang ada di sekeliling kita.

Ya, Radiohead mungkin sekedar musik bernada apatis. Lewat lagu-lagunya mereka mengkritisi hal-hal di sekeliling mereka. Seperti lingkungan yang semakin terdegradasi, moral manusia yang suka menghakimi sesama, kekejaman perang, dan dogma yang dipaksakan.

Di album Hail to The Thief, ada tiga lagu yang saya rekomendasikan. A Wolf at The Door, 2=2=5, dan Myxomatosis. Pada a Wolf at The Door, lirik lagunya rapat. Dinamika lagu berjalan halus sehingga kurang jelas bagian mana yang masuk  chorus. Saya suka bagian saat bersenangdung dengan irama yang penuh emosi.

Di 2+2=5, lagunya bernuansa sedih berbalik dengan musiknya rancak. Judulnya saja sudah aneh hehehe. Tapi judul lagu ini bukan main-main angka melainkan merujuk pada sebuah slogan pada sebuah novel yang berarti sesuatu dogma yang salah tapi dipaksakan untuk dipercayai.

Terakhir, Myxomatosis menurut saya adalah lagu paling absurd, musiknya maksudnya. Aneh, seperti sedang menjadi tawanan laba-laba beracun. Meski kurang nyaman di telinga, saya perlahan-lahan mulai suka dengan lagu ini. Unik banget. Myxomatosis adalah suatu penyakit pada kelinci yang mematikan. Dan menyimak lirik lagu ini saya merasa ngeri.

“I don’t know why
I feel so tongue-tied

Di Album In Rainbows, saya terkesan dengan All I Need yang biasa untuk ukuran Radiohead. Dengan iringan musik tekan dan tempo lambat, lagu ini berkesan romantis.

Lagu Terbaik Radiohead:
1. Creep
2. Karma police
3. Myxomatosis
4. Paranoid Android
5. High and Dry
6. a Wolf at The Door
7. The National Anthem
8. Fake Plastic Tree
9. No Surprise

Foto diambil: http://www.angelfire.com dan coolingreenwood.com

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Oktober 3, 2014.

14 Tanggapan to “Radiohead: Kritik Sosial Ala Emotional Psydelic Trance Rock”

  1. thx pmbahasannya, smakin yakin utk suka lagu lagu diatas , pdpatnya sama kaya yg saya fkir slama ini, salam knal ya 🙂

  2. coba dger lagunya last flower, gmn mnrt anda, awalnya takut mau dgr dgr lagunya soalnya paranoid dg lagu lagu setan kata org org, tp trnyata ga sperti itu , apalagi didengerin pas lagi galau, kreen bgd ngrasa ada dukungan

  3. Keren mba tulisannya. Saya juga penikmat musik radiohead, bahkan dibilang menggilai. Kalau disuruh bikin daftar lagu terbaik radiohead, saya bingung karena semua lagu yang mereka ciptakan adalah lagu terbaik *terkesan kecanduan dengan radiohead* hehe

    • Salam kenal Syarul Ramadhan:)
      Radiohead memang keren..lagunya bisa dinikmati kapan saja. Dan ketika mendengar lagunya seperti menyaksikan sebuah cerita:)

      • Salam kenal juga mba dewi 🙂 dari tulisan diatas kayaknya mba dewi engga menyinggung album amnesiac, mungkin mba dewi juga harus coba mendengarnya. Yang saya saranin coba dengerin pyramid song, you and whose army, knives out, morning bell amnesiac. (Enggak ada salahnya kan meracuni orang dengan lagu) :p

      • Oh iya aku belum pernah dengar lagu-lagu dalam album Amnesiac. Wah terima kasih banyak Syahrul atas saran dan infonya:)

  4. radio head emang pas buat telinga . tapi aku suka dari racikan tiap nada yang dibuatnya . dan menunjukan sisi perkembangan alat musik .
    yang bikin kagum thom kalo nyanyi keluar lah semua sisi penjiwaanya .
    jarang vokalis yang kaya gitu .dalam lyrik2 nya ga semua tentang cinta 🙂 (kalo di indo lagu tentang cinta dikit2 disebut alay),tentang kritikan pemerintah,dan perilaku dunia yg radiohead lihat . udahlah gakuat gue saking bangganya sama band ini 🙂 Fake plastic trees yg bikin gue selalu tenang dan semualah pokonya ngecandu buat telinga .
    Follow IG saya/ryanmelodic .buat bantu ngehastag #Gototheback90s

    • Salam kenal Ryan.Terima kasih sudah mampir ke blog saya. Saya setuju dengan komentarnya, Thom menyanyi dengan hati, dia bisa meradang, memuji, atau seperti berbicara sendiri seolah-olah menyanyi untuk mengungkapkan idenya tanpa berupaya mengejar sisi komersil. Temanya pun beragam dan kebanyakan dunia di sekelilingnya. Ia juga bereksplorasi dengan instrumen dll. Musik tahun 90-an dan 2000 awal memang banyak yang bagus,demikian pula akhir tahun 80-an. Musik-musik era sekarang banyak menggunakan bantuan digital dan kurang abadi, tapi saya tetap mengikutinya, seperti musik-musik SigurRos dan Mew dimana vokalisnya menurut saya juga bernyanyi sesuai keinginannya dan emosinya sendiri.

  5. Bener banget nada pesimisnya itu bikin merinding.. coba dengerin codex deh mbaaa. Makasih

  6. halo terimakasih udah posting yang keren gini btw saya penggemar radiohead hehehehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: