Pencarian Hetty Feather

Hetty Feather

Hetty Feather sering berangan-angan seperti apakah sosok ibunya. Apakah ia juga berambut merah dan bertubuh mungil seperti dirinya. Di satu sisi ia juga sedih dan bertanya-tanya mengapa ibunya tega menyerahkannya ke panti asuhan.

Hetty menyangka Peg, wanita desa bertubuh besar, adalah ibunya selama ini. Meskipun kehidupannya sederhana dalam rumah kecil yang sarat penghuni, ia merasa bahagia. Apalagi ada Jem, kakaknya yang selalu memberikan perhatian lebih kepadanya.

Namun, mimpi untuk hidup bersama mereka hingga dewasa pudar seketika saat Martha, kakaknya yang lebih tua beberapa tahun darinya tiba-tiba pergi meninggalkannya. Begitu pula dengan Saul, saudaranya yang lain. Hetty merasa ada sesuatu yang buruk akan juga menimpa dirinya dan saudaranya, Gideon.

 

Status mereka kemudian jelas. Martha dan Saul rupanya anak asuh. Peg dikenal memiliki tangan dingin dalam merawat bayi-bayi yang fisiknya lemah. Setelah anak asuh tersebut berumur enam tahun, maka ia akan mengembalikannya ke Foundling Hospital.

Hetty membenci kenyataan tersebut. Ia berharap ibu asuhnya mempertahankannya. Ketika niat Ibunya tetap tak terusik, ia mengalihkan angan-angan tentang sosok ibunya kepada seorang gadis sirkus, Madame Adeline. Ia senang sekali ketika ia diajak naik kuda bersama Madame Adeline mengelilingi arena sirkus. Sejak itu ia yakin Madame Adeline yang juga berambut merah adalah ibunya.

Namun alih-alih dapat bergabung bersama Madame Adeline, ibu asuhnya membawanya ke Foundling Hospital. Ia sangat sedih apalagi kehidupan di panti asuhan tidak sehangat di rumah lamanya.

hetty

Kehangatan telah hilang dan kini Hetty tidak memiliki teman. Martha dan Saul yang juga tinggal di panti asuhan bersamanya, seolah tidak lagi mengenalnya. Hetty berupaya tabah dan menghitung hari hingga ia cukup dewasa untuk keluar dari panti asuhan. Ia juga masih menyimpan asa suatu saat bertemu ibu tercintanya.

Saya selalu menyukai gaya cerita Jacqueline Wilson. Pengarang ini piawai dalam mengarang cerita anak dan remaja yang juga disukai kaum dewasa. Ada banyak karyanya yang bagus, seperti Lola Rose, Mumi Kucing, dan Pesta Menginap.

Meskipun kisah kehidupan Hetty lebih kompleks dibandingkan kisah-kisah Jacqueline lainnya, gaya bahasanya yang mengalir membuat buku ini mudah dibaca. Alhasil pembaca akan larut dan tiba-tiba ratusan halaman sudah tuntas.

Membaca kisah Hetty ini seperti menonton kisah Candy-candy yang juga gadis yatim piatu dan memiliki kehidupan yang begitu kompleks. Jika Candy banyak menghadapi rumitnya hidup setelah ia remaja, Hetty malah bergulat dengan kerasnya kehidupan panti asuhan, mulai dari makanan sederhana yang menjadi menu sehari-hari, jadwal yang ketat, hingga pakaian sehari-hari yang tidak nyaman.

Pembaca juga akan mengetahui pada akhir abad ke-19, sirkus adalah hiburan yang banyak dinanti-nanti, terutama di pedesaan. Kehadiran gajah dan harimau seolah mereka makhluk eksotis dari dunia jauh. Sirkus inilah pelipur rutinitas kehidupan pedesaan yang keras. Hemmm itu mungkin salah satu hal yang membuat Hetty berkeinginan suatu saat menjadi pemain sirkus.

Buku ini bisa tersedia di toko buku online seperti bukupedia.com. Anda bisa melihat buku ini  di halaman berikut: http://www.bukupedia.com/id/book/id-60453/hetty-feather.html

Detail Buku:
Judul : Hetty Feather
Penulis : Jacqueline Wilson
Ilustrator : Nick Sharratt
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun : 2012
Rating:  8/10

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Mei 31, 2015.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: