Topeng Diri

museum topeng

Sebagian manusia mengenakan topeng. Saya salah satunya. Mungkin Anda juga. Topeng ini semakin banyak dan semakin sering digunakan di kehidupan masa kini yang semakin terhubung dengan dunia maya.

Topeng biasa digunakan untuk bersopan santun, juga untuk menjaga citra diri agar tetap terlihat baik dan ‘normal’ di lingkungannya. Biasanya topeng hanya digunakan sekali-kali dalam waktu terbatas karena menggunakan topeng itu beban. Tidak nyaman.

Seperti misalnya saya mendapat tugas untuk ke suatu tempat yang orangnya tidak ada yang dikenal. Apalagi jika sedang PMS atau mood lagi naik turun. Akhirnya saya mengenakan topeng gadis aktif, ramah, yang bersemangat. Saya yakin ada beberapa yang juga terpaksa topeng.

Tapi seiring waktu topengku terlepas. Aku kembali jadi diriku dan ada beberapa kenalan yang tetap bertahan berbincang bersamaku. Aku yakin mereka juga telah bersikap apa adanya.

Topeng itu beban. Anehnya sejak jaring-jaring laba-laba bernama media sosial itu marak, orang lebih suka mengenakan topeng. Di akun A ia menjadi sosok yang alim dan gemar berbagi kata-kata bijak. Dengan akun B ia menjadi sosok yang gaul. Dan akun C ia jadi wanita penggoda. Padahal sosok riilnya adalah remaja yang pemalu dan hanya berkawan dengan gadget.

Apakah gadget melahirkan persona-persona baru di dirinya. Bagaimana jika karakter-karakter ciptaannya itu merampas jati dirinya. Atau dengan lahirnya sosok multikepribadian ia bakal susah membedakan dunia riil dan maya?

Dunia maya memang asyik. Tidak semua teman-teman maya mengenal diri kita sehingga kita bisa menciptakan topeng atau karakter yang disukai mereka. Karenanya jangan percaya atau terlena dengan orang-orang yang hanya dikenal di dunia maya. Yang nyata jauh lebih baik.

Topengku besok mungkin bakal kukenakan lagi. Kembali bertemu orang-orang baru, yang belum tentu nyaman dengan bentuk asliku.

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada September 4, 2015.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: