Siapa yang Layak Juara di The Remix Net?

The remix net

Sejak menonton salah satu episode The Remix di saluran NET. saya jadi memfavoritkan tayangan ini. Konsepnya memang adaptasi dari tayangan di Vietnam, tapi terasa segar ditonton. Para kontestannya juga menarik dan beragam, tiap tim merupakan kolaborasi dari vokalis/penyanyi solo dan DJ.Ada dua kontestan yang saya jagokan maju ke babak final. Kira-kira siapa pemenangnya?

Konsep DJ memang bukan hal yang baru. Pada tahun 90-an juga ada acara kompetisi remaja di RCTI yang terdiri atas kontes menyanyi, menari, dan DJ kemudian tiap pemenangnya berkolaborasi dan lalu dipilihlah sang juara apakah dari bakat bernyanyi, menari, atau DJ.

Yang berbeda dari The Remix yang ditayangkan di NET. sejak awal Oktober silam adalah konsep tim dan tema yang berbeda tiap episodenya. Ada delapan tim dimana tiap tim terdiri atas disc jockey (DJ) dan penyanyi. Para penyanyi yang berlaga di sini berasal dari genre beragam meskipun didominasi penyanyi pop.

Para penyanyi yang ikut dalam The Remix cukup dikenal. Ada Ridho Rhoma mewakili musim dangdut. Kikan Namara dari genre pop rock. Ada juga Aryo Wahab mewakili Rock’n’ Roll. Denada dengan keunggulannya melakukan rap. Selebihnya adalah penyanyi pop dengan warna vokal beragam seperti Mey Chan, Melly Herlina, Rinni Wulandari, dan Sandy Canester.

Sedangkan untuk DJ-nya ada nama-nama seperti Jesse Wilde, Topan Tofano, Osvaldo Rio, NSG, Iyal Noor, AVVE, Yustin Arlette, dan Jevin Yulian. Hehehe untuk sektor DJ terus terang pengetahuan saya minim.

Nah pada acara yang dibawakan oleh Deva Mahenra, pemain di Tetangga Masa Gitu, dewan jurinya terdiri atas Winky Wiryawan, Addie MS, dan Maia Estianty. Tapi di beberapa episode, kadang Addie MS dan Maia digantikan juri tamu, seperti Titi Rajo Bintang.

Konsep pemilihan pemenangnya ditentukan oleh rating pemirsa. Para penonton bisa memberikan dukungan melalui aplikasi nonton.com atau melalui dukungan melalui twitter. Kalau saya sih hanya nonton, belum pernah memberikan suara.Acaranya ditayangkan tiap Sabtu dan Minggu malam.

Di antara kedelapan kontestan ini ada dua tim yang menonjol, yakni Melly dan Osvaldo dengan tim mereka yang bernama Monostereo. Kandidat terkuat berikutnya adalah Rinni Wulandari dan Jevin dalam Soundwave. Penampilan mereka di atas rata-rata kontestan lainnya dan relatif stabil. Penggemar mereka juga banyak.

Menurut saya dari telinga awam kadang ada tim yang kurang mampu memberikan sentuhan lain pada lagu sehingga kadang-kadang nuansanya sama seperti lagu sebelumnya, atau adakalanya kurang menyatu, dan pergantian ke lagu lainnya kurang berjalan mulus.

Bagaimana dengan Denada dengan Wildeones nya? Denada juga berpotensi masuk babak final apalagi ia tidak pernah masuk rating terendah jika dibandingkan dengan Monostereo yang pernah masuk pada show kelima.

Denada memiliki keunggulan dengan kemampuan rap dan vokalnya yang powerful. Rasanya asyik dan nyaman jika mendengar Denada mengeluarkan jurus mautnya ini. Sayangnya terkadang konsep musik panggungnya masih kurang wow. Bagian wow-nya masih bergantung pada Denada.

Sedangkan Monostereo menurut saya pandai menciptakan nuansa dan atmosfer dalam panggung. Tim ini seolah mampu menghipnotis penonton larut dalam musik mereka. Saat menonton aksi Melly dalam lagu Bubuy Bulan dan Bungong Juempa saya merasa kagum akan kemampuannya meliuk-liukkan nada. Transisi lagu dari Bubuy Bulan dan Bungong Juempa juga berjalan halus.

Nah, kandidat terkuat juara dalam The Remix musim pertama ini adalah Soundwave. Monostereo unggul di nuansa, Wildeones punya rap, sedangkan The Soundwave punya paket komplet dan kerja tim yang oke.

Rinni Wulandari sudah terbukti tangguh dalam mengikuti ajang kompetisi seperti Indonesia Idol. Kualitas vokalnya juga semakin matang, dimana ia sekarang merambah di R & B dan pop soul. Dari segi mentalitas dan ketangguhan berkompetisi, Rinni tak diragukan lagi.

Pasangan duetnya, Jevin juga cerdas merangkai musik dengan sentuhan elektronika yang ramah dan enak dinikmati. Kemampuan beatbox-nya juga keren. Teamwork Jevin dan Rinni jempol deh.

The Soundwave kandidat terkuat juara menurut saya. Tapi bisa jadi Monostereo dan Wildeones menggebrak sehingga mereka berhasil meraih tahta juara di The Remix ini.

Tentang info terbaru dari The Remix, Anda bisa lebih update dengan mengikuti akun @TheRemix_NET

Gambar dari twitter The Remix

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada November 10, 2015.

2 Tanggapan to “Siapa yang Layak Juara di The Remix Net?”

  1. Alhamdulillah mono stereo juara sis…..
    Hehehehehe

    • Iya saya akui Monostereo perkembangannya signifikan dan tampil luar biasa sejak babak empat besar. Yang paling terasa luar biasa penampilan mereka di ajang grand final ini. Selamat buat Monostereo:)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: