Tujuh Tahun Usia Blog, Usia Keberuntungan

Blog dewi puspasari

Tak terasa blog yang beralamat di dewipuspasari.wordpress.com ini telah berusia tujuh tahun. Wah tujuh tahun usia yang membawa keberuntungan. Hahaha itu sih kata si Nana dalam Seven Magic. Tapi sepertinya benar, blog yang sudah berusia anak-anak ini memang membawa keberuntungan. Setidaknya jumlah pembacanya sudah ratusan perharinya. Dan saya punya kawan-kawan baru yang hadir dari blog ini.

Awal-awal membuat blog karena saya ingin menulis dan merekam pengalaman atau kejadian yang ada di sekeliling. Sebenarnya sudah ada media internal dimana saya bekerja serabutan. Jadi wartawannya, jadi editor yang juga mengedit artikel-artikel selain punya saya, juga bagian lay out setelah rekan sejawat saya pensiun. Hahaha lengkap deh dari awal hingga akhir saya terlibat di dalamnya.

Akan tetapi media internal tersebut hanya berkutat tentang info-info perusahaan. Tentang aktivitas dan opini terkait kinerja perusahaan. Bagian soft-nya seperti kisah serba-serbi sangatlah sedikit persentasenya dan saya dahulukan dari artikel selain milik saya. Istilahnya ide-ide tulisan yang menggunung selain urusan pekerjaan belum tersalurkan.

Awalnya saya menulis di friendster’s note, tapi terasa kurang nyaman. Kemudian saya ikut-ikutan bergabung di Suara Warga, blog keroyokan milik Suara Merdeka. Tetap terasa kurang karena Suara Merdeka lebih ke Jawa Tengah, rasanya kurang nasional. Ya, setelah bertemu wordpress dan CMS-nya tidak susah, saya langsung membuat blog.

Ada banyak hal menarik yang bisa dituangkan di blog selain curahan perasaan dan ide-ide. Bisa menulis tentang catatan perjalanan, pengalaman berkuliner di suatu tempat, atau mengulas buku dan film. Segalanya bisa ditulis karena ini rumah kita sendiri. Yang lain jangan protes dong jika saya lebih banyak menulis buku dan musik hehehe.

Selain blog saya juga aktif di Kompasiana. Akhir-akhir ini saya juga mulai menulis di Hukumpedia meskipun jarang karena saya tidak terlalu paham masalah hukum. Kedua blog keroyokan tersebut seru, tapi tetap saja saya merasa lebih nyaman di blog pribadi ini. Home sweet home, begitulah kiranya.

Saya menulis blog karena hasrat menulis dan tidak terlalu mengejar iklan atau rating alexa. Dulu blog ini yang baca hanya segelintir karena saya jarang promosi. Sampai saat ini rating alexa juga masih 1,5 jutaan termasuk prestasi yang buruk untuk blog tujuh tahunan dengan artikel sebanyak 600-an buah.

Tak apalah rangking Alexa masih begitu-begitu saja, saya sudah merasa senang melihat artikel-artikel saya tentang budaya mulai diminati. Dulu mana ada yang mau membaca tentang kisah wayang, tapi sejak film Mahabharata meroket, artikel tentang wayang sudah dibaca lebih dari 100 ribu kali.

Mana ada juga yang membaca tentang ulasan tentang sastra Jawa dan puisi Amir Hamzah saat awal saya mempublikasikannya. Eh tapi sekarang sudah seribu lebih yang membaca. Hal-hal seperti itu yang memberikan saya kepuasan untuk menulis.

Kadang-kadang saya juga iseng-iseng menulis di blog untuk mengikuti lomba yang sekarang banyak dihelat. Oh iya blogger sekarang cukup berpengaruh lho bagi perusahaan. Mereka bisa jadi ujung tombak iklan. Prestasi saya mengikuti lomba blog juga tidak begitu cemerlang. Iseng-iseng saja, sambil menyelam minum air. Kalau menang, senang banget. Tapi jika tidak dapat apa-apa, lumayan buat mengasah kemampuan menulis.

Selain menulis blog, saya juga suka blog walking. Blog kedua sahabat kuliah saya Dani Rachmat dan Okti Dian suka saya kunjungi, meskipun saya jarang meninggalkan jejak.

Ada dua lagi blog favorit yang keduanya mengulas tentang film. Sama sih hobinya, sama-sama suka nonton film yang tidak mainstream sekalipun.
Kedua blog tersebut movienthusiast dan raditherapy. Keduanya sudah naik kelas dan menjadi dot com, bahkan movienthusiast.com sudah menjadi semacam situs rujukan film-film, baik dalam negeri dan luar negeri. Selain review film juga ada berita dan tokoh seputar film. Bahasanya asyik membuat saya banyak belajar tentang istilah film dan cara mengulas film yang baik.

Tak jauh beda dengan movienthusiast, raditherapy juga oke. Ia banyak mengulas film horor, film lokal, dan juga film animasi. Gaya bahasanya lebih santai dan lugas. Terkadang cara berceritanya membuat saya tertawa. Kedua blog ini saya rekomendasikan buat para pecinta film.

Blog saya sudah berusia tujuh tahun. Usia keberuntungan sehingga perlu banyak lagi dibuat artikel yang menarik dan juga bermanfaat.

Oh ya postingan ini dikutsertakan dalam Giveaway bulanan http://www.aprijanti.com . Ikut aja buat seru-seruan. Kalau menang juga lumayan, dapat hadiah buku yang nantinya bisa diulas.

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada November 10, 2015.

2 Tanggapan to “Tujuh Tahun Usia Blog, Usia Keberuntungan”

  1. Wah. Hebat mba sudah 7 tahun ngeblog dan menulis sebanyak 600 postingan. Salut!
    Btw saya juga suka angka 7 🙂

    • Saya juga suka angka 7 dan angka 9..7 kesannya keberuntungan dan 9 itu seperti memiliki kesan spiritual dan mistis:)
      Baru dua tahunan ini rajin nulis..terinspirasi dengan kompasianef yang one day one posting..tapi saya masih belum konsisten..
      Artikel mba Aprie juga bagus-bagus, saya suka bacanya:)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: