Rindu Ala Fryda vs Agnes

Fryda dan Agnes dalam Rindu

Lagu Rindu yang dipopulerkan oleh Fryda bagi saya seperti mesin waktu. Setiap mendengarnya, saya seolah terseret ke masa lalu. Kesan ini berbeda saat dinyanyikan ulang oleh Agnes Monica, yang hanya terasa seperti ungkapan kegelisahan. Menurut Kalian versi Rindu mana yang terbaik?

Lagu Rindu ini dibawakan kali pertama oleh Fryda Lucyana. Ia didaulat oleh Eros Djarot untuk membawakan lagu ciptaannya ini.

Rindu ini seperti tajuknya mengisahkan kerinduan seorang wanita pada pria yang pernah mengisi hatinya. Ia setia menanti meski tidak ada kabar dari kekasih hatinya ini.

Jika mendengar Rindu versi Fryda saya seolah mendengar sebuah kepedihan dari wanita usia matang yang telah menyimpan rindu bertahun-tahun. Entah apa yang membuatnya bertahan. Apakah kenangan?

Saya suka intro lagunya yang sederhana hanya iringan piano. Suara Fryda seperti penyanyi era 70-80 an dan ketika mendengar lantunan suaranya saya serasa menonton film Indonesia masa lalu seperti Arini, Di Timur Matahari, Surat Undangan dan film Indonesia yang bertema drama romantis tapi sedih.

Lagu yang masuk dalam album Nuansa Cinta tahun 1995 ini memiliki durasi cukup lama yakni 5 menit. Nuansa orkestra membuat lagu ini makin syahdu. Dan bagian terbaik lagu ini saat Fryda menyenandungkan ..”rindu ini sekian lama terpendam..” seolah Fryda menyuarakan kepedihan hatinya dan berupaya agar rintihannya itu terdengar oleh kekasihnya entah dimana.

Agnes Monica me-remake lagu Rindu dan memberikan kesan fresh pada lagu ini. Intro dan iringan lagunya sederhana sehingga kita dibiarkan mendengar kualitas vokal Agnes yang makin terasa.

Kesan lagu ini berbeda di suara Agnes. Saya hanya merasa kegelisahan bukan suatu rindu yang bisa membuat wanita setengah frustasi. Mungkin Agnes hanya ditinggal sebentar oleh kekasihnya bukan suatu kepergian tanpa kejelasan bertahun-tahun. Hehehe iya sih sekarang jaman medsos, sehingga kekasih hilang mudah dicari.

Bagian terbaik dari Agnes adalah saat chorus pertama, ia pandai menata emosinya di sini…”saat getaran di hatiku…”. Sayangnya ia tak mampu mengontrol emosinya selepas part kedua. Banyaknya improvisasi dan teriakan malah berlebihan dan mengacaukan lagu. Alhasil selepas part kedua malah lagunya saya ganti.

Lagu ini sudah bagus dinyanyikan seperti bagian pertama dengan penjiwaan dan tanpa banyak improvisasi. Iringan musik dan warna vokal Agnes sudah berbeda sehingga tak perlu kuatir jika disebut tak ada perubahan.

Lirik Rindu

Selama aku mencari, selama aku menanti
bayang-bayangmu di batas senja
matahari membakar rinduku
ku melayang terbang tinggi

Bersama mega-mega, menembus dinding waktu
ku terbaring dan pejamkan mata
dalam hati ku panggil namamu
semoga saja kau dengar dan merasakan

Chorus:
Getaran di hatiku yang lama haus akan belaianmu
seperti saat dulu saat-saat pertama
kau dekap dan kau kecup bibir ini
dan kau bisikkan kata-kata aku cinta padamu

Peluhku berjatuhan, menikmati sentuhan
perasaan yang teramat dalam
telah kau bawa segala yang ku punya
rindu ini telah sekian lama terpendam

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada November 19, 2015.

2 Tanggapan to “Rindu Ala Fryda vs Agnes”

  1. agnes sekarang dandanannya beda banget ya kak :), lebih macho

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: