Recycle Accessories: Membuat Aksesories dari Bahan di Sekeliling Kita

Ini dia kalung buatanku

Membuat aksesoris tidak harus menggunakan bahan manik-manik dan rantai lho. Dengan bahan yang ada di sekeliling, kita bisa membuat aksesoris yang menawan dan tentunya unik. Nah, di acara workshop aksesoris bersama Fakultas Seni Rupa Institut Kesenian Jakarta (IKJ), para peserta diajarkan membuat berbagai aksesoris dari bahan kain perca.

Ayo gunakan daya kreativitas dan imaginasi Kalian! Begitu kiranya pesan dari Bu Erlin Yudianti, dosen mata kuliah aksesoris Program Studi Desain Mode dan Busana kepada para peserta workshop.

Bu Erlin dibantu tiga asistennya yang masih duduk di bangku mahasiswa, Ragutama, Stefanie Amadea, dan Christina, membantu para peserta menuangkan gagasannya terlebih dahulu dalam sketsa.

Yuk Buat Sketsa Terlebih Dahulu

Yuk buat sketsa terlebih dahulu

Biar Tidak Bingung Lebih Baik Buat Bayangan Perhiasan Apa yang Akan Dibuat

Biar tidak ningung lebih baik buat bayangan perhiasan apa yang akan dibuat

Lho kenapa perlu sketsa? Ya karena aksesoris itu sifatnya pendukung busana, jelas Bu Erlin. Ingin buat aksesoris seperti apa sih? Apakah buat perhiasan yang bernuansa etnik dengan padu padan kaus yang polos, misalnya. Atau buat bros di blazer atau kerudung? Bayangan atau imajinasi itu perlu dan alangkah baiknya jika dituangkan dalam sketsa di atas kertas terlebih dahulu.

Rini, guru SMK pun sibuk membuat sketsa

Yang tak kalah penting adalah pengenalan bahan. Mau buat kalung dan aksesoris dari apa sih? Manik-manik itu bisa dari apa saja dan bisa dibuat sendiri. Aksesoris juga bisa memanfaatkan dari bahan-bahan di sekeliling, seperti sedotan, ranting pohon, kertas, atau kain. Aksesoris dari bahan-bahan tersebut lazim disebut recycle accessories. Ada dua manfaat dari kegiatan ini, mendaur ulang bahan yang ada di sekitar juga menghasilkan karya yang indah dan bermanfaat.

Tersedia gunting dan manik-manik

Tersedia gunting dan manik-manik

Saat kami masuk ke studio, di atas meja telah disediakan berbagai bahan dan alat. Ada kain, manik-manik, lem tembak, gunting, dan jarum.

Memang benar saran Bu Erlin, kita perlu mengenali bahan dan karakteristiknya. Di meja ada beragam kain dari kain flanel yang agak kaku dan beragam kain lainnya yang lebih tipis juga ada yang mudah keluar serat-seratnya. Satu sketsa bisa jadi cocok untuk jenis kain tertentu dan gagal di kain lainnya yang bertekstur berbeda.

Tiap jenis kain punya karakteristik tersendiri

Tiap jenis kain punya karakteristik tersendiri

Jenis aksesoris juga berbeda antara anak-anak, remaja, dan wanita dewasa. Momen penggunaan dan busana juga berpengaruh. Untuk itu sebelum menggunting coba bayangkan terlebih dahulu aksesoris yang akan dibuat, saran Bu Erlin.

Bu Erlin mencontohkan beberapa metode membuat perhiasan dari kain

Bu Erlin mencontohkan beberapa metode membuat perhiasan dari kain

Tantangan Bu Erlin pada workshop kali ini bagaimana membuat kalung dari bahan utama kain. Kalung tidak harus berupa manik-manik, kain pun bisa diubah jadi bunga yang cantik. Kalung pun tidak harus berupa rantai, kain pun bisa dikreasikan hingga menjadi rantai. Ayo bebaskan ide Kalian untuk membuat kalung dari bahan kain.

Anak SMK semangat membuat kalung yang unik

Anak SMK semangat membuat kalung yang unik

Mendapat arahan dari mahasiswi IKJ

Mendapat arahan dari mahasiswi IKJ

Wah saya sebagai pemula dalam membuat aksesoris pun bengong. Rekan di sebelah saya sebaliknya, ia malah lincah menggambar sketsa dan mulai menggunting bahan. Saya masih bengong dan lirik kanan kiri. Untunglah kemudian ide pun muncul.

Cekatannya peserta satu ini dalam membuat aksesoris

Cekatannya peserta satu ini dalam membuat aksesoris

Wah hasil kalungnya keren banget

Wah hasil kalungnya keren banget

Rancangan saya sederhana hanya berupa kain dan manik besar. Kain itu berfungsi sebagai rantai dimana saya buat dari tiga lajur lain yang kemudian saya kepang. Saya jahit sambungan kepang dan saya lem maniknya agar menutup bagian sambungan. Hasilnya jauh dari sempurna hehehe. Jahitan saya masih kurang rapi. Kelihatan banget amatirannya.

IMG_20160323_183750-400x323

Selama acara saya juga wara-wiri mengintip kesibukan peserta lainnya. Para peserta pelajar SMK nampak bersemangat membuat kalung kreasinya. Hasilnya cukup bagus. Saya lirik hasil rekan di kanan kiri wah kalungnya nampak oke. Saya jadi malu melihat karya saya hahaha.

Cantiknya kalungnya

Cantiknya kalungnya

Tak terasa dua jam berlalu, kami pun harus berpamitan. Rasanya waktu berlalu cepat. Saya sebenarnya masih belum puas dengan hasil karya saya dan masih ingin praktik lagi. Untunglah panitia berbaik hati, kami diberi oleh-oleh manik-manik dan kain perca untuk belajar di rumah.

Acara workshop ini merupakan bagian dari rangkaian acara Open House Fakultas Seni Rupa IKJ dan IKJ Day. Selain workshop membuat aksesoris juga diselenggarakan beragam workshop seperti food photography, tekstil, cukil kayu, keramik, kriya kayu, model furniture, lukis, drapping, komik strip, seni patung, dan carton milk craft.

Aneka workshop tersebut terbagi menjadi dua sesi pukul 10.00-12.00 dan 13.00-15.00 WIB selama dua hari, 22 dan 23 Maret 2016. Kelima prodi yang ada di Fakultas Seni Rupa IKJ menjadi tuan rumah dan mentor, ada jurusan Desain Komunikasi Visual, Desain Interior, Desain Mode dan Busana, Seni Lukis-Seni Patung-Seni Grafis, dan Kriya Kayu-Kriya Tekstil-Kriya Keramik.

Menurut Bu Yanti Pane, wakil dekan bidang promosi dan kerja sama Fakultas Seni Rupa, Open House ini bertujuan untuk mengenalkan berbagai studi di Fakultas Seni Rupa IKJ dan karya-karya yang dihasilkan oleh mahasiwa. Selain itu juga memberikan kesempatan bagi kalangan umum untuk belajar berbagai ketrampilan.

Peminat acara ini membludak terutama dari kalangan SMK, tapi sayang kursinya terbatas yakni 25 peserta untuk setiap workshop. Jumlah peserta yang tidak terlalu besar akan membantu peserta untuk praktik belajar bersama mentor dan pendamping.

Bu Yanti memberikan sambutan kepada para peserta worskhop sesi pertama

Bu Yanti memberikan sambutan kepada para peserta worskhop sesi pertama

Memang benar sih waktu saya datang ada serombongan anak SMK yang melakukan registrasi. Tiap anak juga rata-rata mengambil dua sesi karena sayang kesempatan emas ini dilewatkan. Seperti Hanifah, dari SMK yang datang bersama keenam temannya dari SMK PGRI 2 Cibinong. Ia sangat antusias dan mendaftar secara individu karena takut kehabisan tempat. Ia memilih workshop tekstil dan aksesoris karena cocok dengan jurusan tata busana yang ia pelajari.

Antusiasnya peserta mengikuti workshop meskipun jalanan macet gara-gara demo angkutan umum

Antusiasnya peserta mengikuti workshop meskipun jalanan macet gara-gara demo angkutan umum

Ada juga Bu Susi, yang mendampingi siswa-siswinya dan mengaku senang dan terbantu dengan adanya workshop dengan materi yang tergolong aktual dan banyak diperlukan untuk saat ini.

Bagi Kalian yang tertarik untuk mengikuti workshop ini jangan kuatir acara IKJ Day ini bakal rutin diadakan setiap tahun. Atau siapa tahu sewaktu-waktu ada even menarik lainnya yang tak kalah seru. Untuk itu Kalian bisa rajin-rajin memeriksa situs resmi seni rupa IKJ di http://www.senirupaikj.ac.id dan akun twitter @SeniRupaIKJ.

Gedung Fakultas Seni Rupa IKJ

Gedung Fakultas Seni Rupa IKJ

Fakultas Seni Rupa IKJ sendiri ternyata telah cukup matang dalam usia dan pengalaman. Fakultas ini berdiri tahun 1970 dan menjadi pendidikan tinggi seni pertama se-Asia Tenggara yang berkonsep multi disiplin ilmu seni dalam satu area kampus.

Selasar Dihiasi Lukisan

Selasar Dihiasi Lukisan

Kampusnya memang bernuansa seni dengan banyaknya karya seni seperti lukisan dan yang dipamerkan di selasar dan sudut-sudut kampus lainnya. Ada juga dua gaun cantik yang menyambut pengguna studio mode.

Dua gaun cantik dan unik menyambut kami

Dua gaun cantik dan unik menyambut kami

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Maret 23, 2016.

6 Tanggapan to “Recycle Accessories: Membuat Aksesories dari Bahan di Sekeliling Kita”

  1. Coba ahh….

  2. waaa keren banget hasilnya mba Dewi, ajarin dooong… 🙂

  3. Acara tahunan yg kereen… Karena SMKN 58 JKRT rutin ikut acara ini… IKJ Tetep Jaya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: