Bagaimana Membuat Karya Foto yang Baik?

Keris

Saat ini setiap orang bisa memotret dengan hasil bagus baik menggunakan kamera profesional maupun dengan kamera poket dan kamera yang tersemat di ponsel. Namun hasil foto yang bagus rupanya tidak selalu baik? Wah jadi penasaran seperti apa sih foto yang memenuhi kriteria baik.

Pada coaching fotografi produk dengan tema Bagaimana Membuat Foto Produk yang Menarik, fotografer senior Ferry Ardianto memaparkan metode membuat karya foto yang baik. Para peserta Smesco Digipreneur Day ini juga nantinya ditantang untuk membuat hasil foto produk yang baik. Hadiahnya pun tak kira-kira, ada tiga pemenang dengan hadiah jutaan rupiah.

Sebelum membahas tentang metode membuat foto yang baik, dosen fotografi di Universitas Trisakti ini menjelaskan manfaat fotografi. Baginya fotografi bukan hanya seni berkomunikasi, hasil jepretan foto juga bisa menjadi alat dokumentasi, pencatat sejarah, dan perekam perjalanan. Sedangkan sebagai bagian seni komunikasi, maka fotografi bisa menjadi alat untuk berpromosi, memberikan informasi, dan media untuk bercerita.

Praktisi yang telah kenyang di dunia fotografi ini menjelaskan bahwa medium bukan hal yang penting dalam fotografi. Bukan hal yang begitu penting merk suatu kamera atau kecanggihannya, namun bagaimana gambar yang dihasilkan sesuai dengan pesan yang ingin disampaikan.

Ada perbedaan pokok antara foto yang bagus dan foto yang disebut baik. Foto yang bagus setiap orang bisa melakukannya dan hal ini lebih ke kemampuan teknis. Foto yang memenuhi kriteria bagus yakni foto yang tajam, kecepatan dan bukaannya tepat, serta komposisi yang tepat.

ferry ardianto coaching fotografi

Sedangkan foto yang baik memiliki tanda gambar seperti komposisi, warna, dan detail. Lebih detailnya, foto yang baik memiliki ciri-ciri tercahayai dengan baik, terkomposisi dengan baik, memiliki pesan, menggugah rasa dan persepsi mereka yang melihatnya. Pencahayaan yang berbeda akan mengubah unsur, seperti lebih dramatis dan sebagainya. Untuk bisa mendapatkan hasil foto yang baik maka siapkan diri untuk bercerita lewat gambar.

Membuat konsep foto ini memang sulit dan perlu daya imajinasi. Namun hal ini bisa dilatih agar insting untuk menyusun konsep fotografi bisa lebih cepat dan lebih fleksibel dengan berlatih di street photography. Dalam fotografi jalanan ada banyak hal yang tak terduga dan momennya bisa sekonyong-konyong.

sehingga fotografer dituntut untuk berpikir cepat.

Dalam bertutur melalui gambar, maka siapkanlah diri untuk bercerita. Sebelum berangkat Kalian bisa mereka-reka kira-kira seperti apa momen yang diambil, jika perlu riset dulu kecil-kecilan tentang lokasi yang bakal Kalian tuju. Dalam fotografi jalanan bisa saja menyiapkan konsep tapi juga harus bisa fleksibel terhadap apa yang bakal ditemui nantinya.
IMG_20160421_010033

IMG_20160421_010005

IMG_20160421_005915

nelayan

Berikutnya, resapi pengalaman emosional yang dirasakan. Ferry mengaku terkadang agak lama menemukan konsep foto karena ia perlu meresapi pengalaman emosional, seperti perlu berinteraksi dengan lingkungan yang akan diambil fotonya atau menyerap suasana di sekelilingnya.

Setelah itu, pilihlah obyek gambar yang paling mewakili. Kerahkan imajinasi untuk bertutur. Selanjutnya, tentukan bentuk cerita, apakah photo story atau essay photo. Jika photo story hanya satu foto maka essay photo merupakan rangkaian foto untuk penikmat foto tersebut untuk terlibat secara emosional dalam pemikiran dan merasakan kegelisahan yang terjadi.

Tips untuk persiapan mengambil foto sebagai berikut: ketahui daerah tujuan dan lakukanlah riset kecil-kecilan terlebih dulu tentang hal-hal menarik di sana; jangan duduk diam tapi berinteraksilah dengan masyarakat setempat; dan yang tak kalah penting berimajinasilah sepanjang waktu.

Ferry kemudian menjabarkan kisahnya menemukan konsep foto. Ia pernah ditawari memotret untuk mendapatkan dana operasi jantung bayi. Ia pun mengikuti proses operasi sejak dokter mengenakan baju operasi hingga proses operasi usai sekitar 10, 5 jam kemudian. Ia merasa senang ketika upayanya mendokumentasikan proses operasi itu berhasil membuat rumah sakit Harapan Kita berhasil mendapatkan dana untuk membantu para bayi dari keluarga kurang mampu yang jantungnya bermasalah.

operasi

Suatu saat ia juga pernah diajak mengikuti pameran. Setelah melakukan beberapa riset akhirnya ia memilih lembaga permasyarakatan di Cipinang. Di sana selama tiga bulan ia mengamati dan mencoba menemukan konsep. Akhirnya tak disegaja suatu hari ia diajak mengobrol bersama narapidana yang telah menjalani hukuman selama 32 tahun. Ia menunggu proses hukuman mati yang tak kunjung terlaksana. Bagi narapidana tersebut yang paling menyiksa di penjara adalah rasa kesepian dan kerinduan kepada keluarga. Ferry pun kemudian menggunakan konsep rasa kesepian itu dalam foto yang dipamerkannya.

cipinang

Ketika di Bali ia bertemu dengan seorang pembuat keris para raja Bali. Di Dayak Iban ia bertemu ketua adat Iban yang sangat menghormati tamunya dan benar-benar menjaga hutan warisan leluhurnya.

ketua dayak iban

dayak iban

Hasil coaching fotografi ini sangat bermanfaat bagi penggiat media sosial dan mengundang banyak pertanyaan dari peserta. Widya Sartika Amrin yang menjadi moderator pun kewalahan memilih penanya terbaik, dimana akhirnya putusan diserahkan ke Ferry untuk memilih tiga penanya terbaik.

Ingat-ingat fotografi menurut Ferry merupakan bahasa gambar untuk menyampaikan dan menceritakan apa yang kita lihat, rasakan, dan pikirkan. Jadi, selamat memotret!

IMG_20160420_234011

IMG_20160421_005634

membuat keris bali

 

Catatan: Foto-foto di atas merupakan contoh foto milik Pak Ferry Ardianto.

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada April 20, 2016.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: