Yuk Optimalkan Media Sosial

Medsos efreneer dan putra agung

Media sosial sudah menjadi kawan para netizen. Hampir setiap saat ada saja yang dibagikan via medos, baik artikel, foto, maupun video. Nah daripada hanya berkeluh kesah melalui medsos, bagaimana bila kita mem-branding positif diri kita dan menggunakannya untuk hal berbau positif seperti berjualan.

Media sosial bisa lho dijadikan ajang pemasaran produk. Dulu netizen menggunakan mailing list dan email blast untuk melakukan promosi. Lantas kemudian munculah blog pribadi dan website yang ditujukan untuk berdagang. Baru belakangan ini muncul tren untuk mengenalkan produk melalui media sosial populer seperti facebook, twitter, instagram dan aplikasi chatting. Berikut tips yang dibagikan dua penggiat media sosial dalam even Smesco DigiPreneur Day, 19 April di Galeri Indonesia Wow. Penggiat medsos tersebut adalah Efrenerr dan Putra Agung.

Kedua narasumber menyebutkan bahwa para penggiat netizen baik blogger maupun yang aktif berbagi foto melalui instagram perlu melakukan branding diri. Branding ini bisa melalui konten yang menarik dari artikel, foto, hingga video

Bagi blogger bisa memilih fokus di tema tertentu atau juga bisa gado-gado, ujar Efreneer. Tema yang fokus dan dibungkus dengan gaya menulis yang atraktif bakal bisa menarik banyak pengunjung. Dan siapa tahu akan dilirik oleh klien yang memiliki produk yang sesuai dengan tema yang kita tulis. Seperti misalnya blog khusus travel maka bisa jadi akan menjadi ladang promosi biro travel atau maskapai tertentu.

Ada dua jenis promo melalui blog atau juga media sosial lainnya. Yakni hard selling dan
soft selling
.

Jenis pertama disukai oleh klien yang baru mengawali usahanya. Mereka perlu mengenalkan produk mereka sehingga para blogger diharapkan menuliskan produk mereka dengan detail. Sementara perusahaan yang telah established umumnya lebih suka gaya soft selling, dimana para blogger membungkus promo produk dengan pengalaman pribadinya atau imajinasinya sehingga pembaca tidak merasa disodori oleh iklan. Begitu juga dengan foto di instagram. Juga bisa menggunakan konsep hard selling dan soft selling. Namun sebelumnya sesuaikan konten baik artikel, foto, maupun video dengan target pasar

Ada kalanya ‘honor’ dari klien bukan berupa uang, melainkan endorse barang, tiket perjalanan gratis, ataupun jejaring yang bakal lebih banyak. Berapapun atau apapun jenis honor yang diterima, lakukanlah pekerjaan ini dengan tulus dan sukacita.

Bagi mereka yang blog atau instagramnya masih gado-gado, maka kuatkanlah dari sisi konten. Bisa dari gaya menulis yang unik, gambar yang khas lewat sketsa buatan sendiri, dan sebagainya. Kalau Efreneerlebih suka mengatur komposisi antara gambar dan tulisan agar nyaman dilihat. Biasanya ia menambahkan satu gambar untuk tiap tiga paragraf. Sedangkan Agung lebih suka mengaitkan artikel dengan latar belakang dia sebagai arsitek dan fotografer kuliner. Instagramnya yang berakun TheFoodXplorer di antaranya menggunakan sketsa buatan tangannya yang khas.

Proses branding diri ini umunya tidak instant. Para blogger dan penggiat media sosial lainnya perlu membangun positioning dengan sabar.

Bagaimana cara menggaet klien agar mau beriklan? Bisa dengan meningkatkan kualitas konten dan trafik, juga bisa melalui proposal ke klien.

Untuk meningkatkan trafik pengunjung, Kalian bisa melakukan kuis dengan hadiah baik dengan modal sendiri atau menggunakan produk klien. Memang perlu modal, tapi hasilnya lumayan. Hasil ini bisa dilihat dari kenaikan jumlah pengunjung dan jumlah follower.

Blogger aktif

Agar netizen banyak membaca tulisan Kalian, maka gunakanlah facebook dan google plus untuk menaruh tautan artikel Kalian. Dua medsos hingga selama ini masih terbukti unggul untuk menarik pengunjung. Sedangkan untuk flash news lebih baik menggunakan twitter.

Sedangkan dalam instagram selain foto yang menarik, penggunaan caption dan hastag juga berperan mendulang ‘like’. Maksimal 30 hastag yang digunakan dalam instagram. Kalian bisa menambahkan hastag khas milik Kalian sebagai penanda.

Satu lagi, agar media sosial Kalian lebih mudah dikenal maka sebaiknya gunakan satu nama yang kiranya mudah diingat. Satu nama ini bisa digunakan di blog, akun twitter, email, instagram, dan media sosial lainnya sehingga para netizen mudah mengenal dan mengingat Kalian.

Selamat mengeksporasi media sosial!

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada April 21, 2016.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: