Pensiun Dini Juga Bisa Produktif

persiapan-pensiun-dini

Pensiun saat ini tidak harus berusia 56 tahun atau lebih. Ada berbagai perusahaan yang menawarkan pensiun dini kepada karyawannya atau yang biasa disebut golden handshake. Umumnya perusahaan menawarkan ke karyawan yang kurang produktif, tapi banyak pula yang karyawan produktif yang mengambil tawaran itu. Lantas apa yang bisa dilakukan dengan pensiun dini?

Pensiun sering diartikan sebagai waktu untuk mengundurkan diri dari kegiatan rutin. Seperti pensiun sebagai atlet maka ia berhenti menjadi atlet. Pensiun sebagai PNS juga berarti waktu bekerjanya sebagai pegawai negeri berakhir. Akan tetapi berhenti di sini bukan berarti berhenti segalanya dari kesibukan.

Mungkin ada pihak yang merasa aneh apabila seseorang yang masih berusia 45 tahunan memutuskan untuk pensiun dini? Mungkin ada yang mencibir mereka yang mengambil pensiun dini adalah mereka yang malas dan karirnya mentok alias tidak produktif di kantor. Padahal saya yakin alasan mereka yang memutuskan pensiun diri sebagian besar bukan karena hal tersebut.

Bekerja apalagi di Jakarta memerlukan waktu untuk mencapai lokasi pekerjaan. Terkadang ada yang sampai mengorbankan waktu enam jam untuk pulang pergi dari rumah ke lokasi pekerjaan. Perjalanan yang menguras waktu dan energi seringkali menjadi sumber stress.

Tentang perjalanan karier memang tidak semua karyawan memiliki karier yang mulus. Ada yang seolah berhenti di tempat. Tapi mereka yang demikian tidak bisa digeneralisasi hal tersebut dikarenakan ia malas, bisa jadi karena ‘politik’ kantor atau mungkin ada sebab khusus lainnya.

Mereka yang pensiun dini bisa jadi merasakan kepenatan pada pekerjaan rutin mereka. Mereka menemukan peluang di tempat lain dimana mereka yakin peluang itu lebih cocok dan membuat mereka lebih bersinar, lebih nyaman, dan lebih bahagia dibandingkan pekerjaan sekarang.

Bagi mereka yang ingin mengambil pensiun dini memang sebaiknya memikirkan masak-masak, apalagi yang menjadi kepala keluarga. Menurut hemat saya ada berbagai hal yang bisa dipertimbangkan, yakni sebagai berikut:

Pikirkan hal-hal menarik pada pekerjaan saat ini.

Pekerjaan Anda saat ini mungkin terlihat rutin dan membosankan tapi ternyata Anda betah bertahun-tahun di sana karena lingkungan dan rekan-rekan yang menyenangkan. Coba buat daftar tentang plus minus tempat kerja saat ini dari lingkungan kerja, kenyamanan, lokasi kerja, gaji, prospek ke depan, dan kepuasan nonmateriil.

Bagaimana prospek pekerjaan di tempat baru seandainya pensiun dini?

Beberapa perusahaan tidak mempermasalahkan usia pelamar dan lebih mempertimbangkan pengalaman dan ketrampilan. Coba buat plus minus pekerjaaan baru atau usaha yang akan Kalian lakukan apabila memutuskan pensiun dini. Apabila plus di tempat baru dan dari faktor kepuasan bekerja sudah jauh menurun di tempat lama mungkin Kalian bisa mempertimbangkan untuk pensiun dini.

Meminta saran dan berdiskusi dengan pasangan

Bagi mereka yang bukan pencari nafkah utama maka tidak terlalu banyak pertimbangan untuk pensiun dini. Bisa karena lokasi kerja yang jauh atau ingin lebih dekat anak dengan bekerja dari rumah dan sebagainya. Tapi bagi para kepala rumah tangga maka keputusan ini sangat penting karena bisa mempengaruhi penghasilan. Untuk itu mintalah saran dari pasangan dan berdiskusilah tentang apa yang akan Kalian lakukan pasca pensiun dini. Jika dana dari perusahaan hendak dijadikan modal usaha maka pastikan Kalian memahami dan telah melakukan riset tentang usaha tersebut.

Melakukan manajemen waktu dan keuangan

Saat awal-awal memutuskan pensiun dini Kalian telah keluar dari zona aman. Hal ini perlu dukungan dari pihak terdekat, seperti pasangan. Bisa jadi Kalian kebingungan mengatur waktu yang sekarang jadi lebih longgar atau bingung mengelola keuangan. Bekerja samalah dengan pasangan, berikan waktu yang cukup membahas berbagai hal penting termasuk keuangan sebeluk benar-benar memutuskan pensiun dini.

Nah apabila Kalian telah pensiun dini yakinkan diri keputusan Kalian sudah benar dan Kalian menjalani kehidupan baru dengan sama semangatnya. Kata kuncinya tetaplah produktif dan bahagialah dengan pilihan Kalian. Jika Kalian memutuskan berbisnis mungkin sulit di awal-awal, nikmatilah proses tersebut.

Artikel ini adalah kontes menulis cekaja.

Gambar cover dari sini

cekaja-blogger-contest-2-768x768

 

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Mei 10, 2016.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: