Untunglah Mumu Kembali Jadi Induk

Setelah hampir sepekan aku berpura-pura jadi induk kucing, jiwa keibuan si Mumu pun kembali. Aku bernafas lega sekali.

Menjadi induk kucing ternyata begitu berat. Setiap beberapa waktu, si bayi kucing harus diperhatikan, diberi minum plus makanan juga tubuh dibersihkan, jangan sampai lembab.

Ketika dua hari menjadi induk, aku pusing melihat beberapa bayi kucing menghilang. Mereka seperti punya jurus ninja, menghilang tanpa jejak dan bayangan.

Ah beberapa hari yang melelahkan. Aku selalu waspada dan gelisah, takut mereka kenapa-kenapa.

Dan kekuatiranku pun kemudian menjadi nyata. Dua bayi kucing tak sanggup bertahan. Mungkin makanan yang kusuapi tak cocok dengan pencernaan kedua bayi sehingga mereka kurus kering dan lemas.

Aku memakamkan mereka dengan gundah. Aku kuatir satu-persatu bayi kucing tak bertahan. Namun, kemudian Tuhan mengabulkan doa.

Si Mumu kembali menjadi ibu. Aku menuruti keinginannya para bayi dipindah ke tempat yang dimaui Mumu. Ia pun kemudian mau menyusui, asal aku di dekatnya dan mengelus.

Selama dua hari ini Mumu kembali berperan sebagai induk. Aku pun mulai memanjakannya, pasti ia lapar selalu.

Aku merasa lebih lega. Beberapa sumbatan di dada dan beban di punggung pun terlepas.

~ oleh dewipuspasari pada Juni 6, 2026.

Tinggalkan komentar