The Boxcar Children yang Menyentuh

jelajah hutan

Keempat bersaudara Henry, Jessie, Violet, dan Benny telah yatim piatu dan kemudian kehilangan tempat tinggalnya. Mereka kemudian berjalan kaki mencari penghidupan lebih baik sambil merasa was-was takut dikembalikan ke panti asuhan dan tercerai-berai. Mereka juga kalut akan diserahkan ke pengasuhan kakek mereka yang tidak dikenal.

Mereka terus berjalan kaki hingga Benny merasa lapar. Sambil menghitung uang yang tersisa mereka pun membeli roti. Tapi di luar hujan deras. Mereka memohon diperbolehkan untuk menginap semalaman di toko kue tersebut. Tapi rupanya pemiliknya memiliki niat yang tak selaras dengan mereka. Keempatnya pun kabur di tengah larut malam.

boxcar2

Akhirnya mereka menemukan sebuah gerbong kereta yang tak terpakai. Mereka pun tinggal di dalamnya. Lama kelamaan gerbong itu menjadi seperti rumah bagi mereka. Henry pun bekerja serabutan untuk menghidupi adik-adiknya. Hingga suatu saat Violet demam dan Henry pun terpaksa meminta tolong ke dr. Moore, majikannya. Ternyata dr Moore memang memiliki rencana untuk mereka.

Film ini menyentuh tentang persaudaraan yang hangat dan rasa penuh syukur menerima apa saja. Jessie pandai memasak dan cerdik memanfaatkan apa saja yang ditemuinya di hutan. Dua adiknya juga tidak rewel dan ceria. Sedangkan Henry sebagai anak tertua mau bekerja apa saja asal mendapatkan uang atau makanan untuk mereka berempat.

The Boxcar Children yang disutradarai Daniel Chuba diadaptasi dari buku anak-anak terkenal. Film ini cocok ditonton anak-anak karena kaya pesan moral. Grafisnya juga lumayan bagus, terutama ketika menggambarkan rumah mereka dan panorama di hutan. Saya memberi nilai 8/10 untuk film animasi ini.

boxcar

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Mei 27, 2016.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: