Pria Sepi

Batas antara sepi dan benci
Hanya satu yaitu hati
Hati memiliki tepi
Yang bila terlewati kan berpindah sisi
Dia selalu merasa sepi
Padahal ramai di sekeliling
Rasa sepi itu berubah jadi benci
Karena hatinya tak memaklumi
Ia ingin setiap orang seperti dirinya
Merasakan sepi yang membuatnya gila
Padahal damai itu ada dalam hatinya
Tapi damai itu telah ditutupnya
Suatu ketika ia mendapati pagi
Sebuah hari yang lain
Sebuah pagi yang sunyi
Tapi disitulah ia merasa damai
Ia dapati berkawan dengan sepi
Ia memang tak suka bising
Ramai malah menyiksanya
Dan sepi adalah kawannya
Ia masuki negeri yang sepi itu
Lalu melebur bersamanya
Ternyata dalam sepi itu
Ada sesuatu yang indah
Ia berkeliling menikmati rasa sepi
Kini hatinya tak lagi merasa benci
Oleh karena sekelilingnya juga sepi
Iapun merasa lega dan terbekati
Gambar dari sini
