Nuretro, Unisound, dan Wizard di The Remix

Unisound

Saya masih utang ulasan tiga kontestan The Remix 2016 episode perdana. Sebenarnya tidak ada yang nagih sih, saya nulis dan tidak pun bakal tidak ada yang dirugikan hehehe. Tapi saya juga penasaran seperti apa sih performa tiga kontestan lainnya, jadi tulisan ini bisa menjadi pengingat ketika saya menonton episode berikutnya.

Jika pada ulasan sebelumnya saya memberikan acungan jempol ke Maria-Paper Planes yang tergabung dalam Soulplanes, maka kali ini saya juga mencoba mengapresiasi dari sisi kualitas vokal dan keindahan komposisi yang dihasilkan oleh disk jockey. Dan pemenangnya dari ketiga kontestan untuk versi saya adalah Unisound.

Ketiga kontestan adalah Nuretro, Unisound, dan Wizard. Masing-masing punya vokal yang bagus, tapi Astrid menurut saya yang paling unik dan sangat berpotensi untuk lagu-lagu electronic dance music. Untuk kedua penyanyinya, rasanya perlu lagu-lagu yang tepat dan komposisi yang wah untuk dapat menonjolkan warna suaranya.

Nuretro

Lewat Inikah Cinta dan atmosfer retro, Paul dan Audrey mampu menampilkan disko ala tahun 70-80an. Paul berani mengeksplorasi lagu dengan rap dan nada-nada tinggi. Namun Audrey masih bermain di zona aman. Komposisinya lumayan bagus, tapi masih kurang nendang.

Wizzy Williana yang sedang naik daun rasanya terjebak dengan lagu Separuh Aku dan Firasat yang melankolis. Kalau menurut saya pilihan lagunya kurang pas dan kurang bisa dieksplorasi. Komposisi lagu Jaya Alora juga masih terasa kurang menyatu. Wizzy perlu lebih hati-hati memilih lagu karena sebenarnya ia penyanyi yang bagus.

Wizard

Unisound berani langsung menggebrak dengan beat yang membuat pendengar penasaran. Vokal Astrid adalah kekuatan grup ini. Lagu Bagaikan Langit cocok dibawakan dengan warna vokal Astrid dan musik yang nge-beat. Perpindahan lagu ke Pudar-nya Rossa agak kurang halus, tapi secara keseluruhan komposisi karya Bleu-Hathoris enak didengar.

Jadinya secara keseluruhan untuk penampikan perdana ini saya menyukai performa Soulplanes dan Unisound. Dua grup lainnya yang potensial adalah Rockalizer yang bisa jadi pembeda dengan genre rock-nya dan Beunited yang bisa lebih asyik jika fokus dengan dream electro pop-nya. Keempat grup lainnya perlu lebih berhati-berhati memilih lagu agar warna vokal penyanyinya lebih terlihat dan DJ-nya sendiri sebaiknya juga lebih berani bereksplorasi dan membuat perpindahan lagu yang lebih halus dan menyatu.

Oh ya bagi yang membaca artikel ini, opini ini subyektif banget dari seorang yang awam di dunia musik. Jadi jika Kalian mengidolakan kontestan tertentu, jangan sedih atau kesal membaca komentar saya. Tetap dukung idola Kalian dan beri saran yang membangun.

Gambar dari twitter The Remix

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Agustus 9, 2016.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: