Persepolis: Animasi Kehidupan Gadis Iran

persepolis_film

Sudah lama saya ingin menonton film animasi berjudul Persepolis yang pernah meraih berbagai nominasi penghargaan bergengsi ini. Film ini dirilis tahun 2007 menggambarkan sosok perempuan Iran yang merasakan perubahan situasi kondisi di Iran.

Film ini banyak bermuatan sejarah politik Iran dari berbentuk monarki konstitusional hingga menjadi republik. Ada kisah perang Teluk antara Iran dan Irak dan kemudian dampak dari perang tersebut ke kehidupan sosial yang dirasa membelenggu bagi sebagian warga.

Persepolis menyoroti kehidupan gadis Iran bernama Marjane Satrapi. Ia gadis yang ceria dan penuh semangat. Ia mengagumi kakek dan pamannya yang berani menentang pemerintahan yang dirasa mulai diktaktor. Namun ayahnya kemudian memilih berkompromi dengan situasi masa tersebut demi keselamatan keluarganya.

images-1

Marjane sendiri sangat dekat dengan neneknya. Ketika terjadi huru-hara dan berlanjut dengan perang Iran-Irak dan Revolusi Iran maka aktivitas warga mulai dikontrol. Ada jam malam, tidak boleh ada pesta dan para perempuan pun dikontrol. Hal tersebut membuat keluarga Marja dan kawan-kawannya frustasi. Apalagi Marja hampir saja ditangkap karena mengenakan jaket dan sepatu sneaker yang melambangkan negara Barat. Ia melampiaskan kemarahannya pada sistem dengan menyetel musik rock keras-keras.

unduhan

Aturan semakin ketat dan seolah mengada-ada. Marja lagi-lagi hampir tertangkap karena berlarian agar tidak terlambat masuk kelas. Polisi beralasan berlari akan membuat ia nampak menarik. Marja sangat marah dan meneruskan berlari.

Akhirnya ketika ia berani menyebutkan sejarah yang diajarkan gurunya adalah kebohongan di kelas, orang tuanya pun mengungsikannya ke Austria. Ia cemas anak gadisnya ditangkap dan kemudian dinikahkan paksa.

Di Austria Marja menemukan kebebasan dan berbuat sebebas-bebasnya. Ia lalu teringat pesan neneknya untuk tetap menjaga jati dirinya dan tidak malu berakarkan warga Iran.

images-2

Film ini menggambarkan situasi tidak enak yang dirasakan perempuan Iran pasca Revolusi Iran. Banyak hal yang dikekang dan membuat frustasi bagi warganya. Yang membuatku prihatin sebagian warga melampiaskannya dengan hal tak terpuji seperti menggelar pesta mabuk-mabukan secara sembunyi-sembunyi atau berbuat sebebas-bebasnya ketika di luar negeri.

images-3

Ada yang menyebut film ini propaganda Barat untuk membuat Iran serasa negara yang memenjarakan kaum perempuannya. Kalau saya berupaya obyektif karena ada banyak buku yang juga bertutur sama yang ditulis warga mereka sendiri tentang situasi yang tak adil bagi perempuan di sana. Tapi yang bisa merasakan benar tidaknya film tersebut adalah warga mereka sendiri, penonton lainnya hanya bisa mengapresiasi.

Oh ya film ini berdasarkan otobiografi Marjane Satrapi yang ia gambarkan dalam novel grafis. Film ini sendiri ia tulis skenario dan disutradarainya sendiri.

Film Persepolis meraih berbagai nominasi dari Cannes, Golden Globe hingga Oscar. Animasi ini mendulang banyak pujian dan skornya di atas 90 di situs IMDB.

Kisahnya memang digarap apik dari segi konflik dan alurnya. Sedangkan dari kualitas grafik, animasi hitam putih ini sederhana jika dibandingkan kualitas grafis animasi Jepang.

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Oktober 17, 2016.

2 Tanggapan to “Persepolis: Animasi Kehidupan Gadis Iran”

  1. filmnya memang hitam putih begitu kah mbak? bagus kah? isinya saya penasaran tapi kok tampilannya tidak meyakinkan ya? ehehehe

    • Kalau tamoilannya dibandingkan film Jeoang memang kalah banget. Kata suamiku gambarnya kurang bagus. Tapi isinya menarik karena bercerita tentang sejarah Iran yang jarang diketahui awam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: