Dragon Ball Battle of Gods yang Meriah

Battle of gods

Sebelum Freeza atau Furiza bangkit dari kematiannya, sebenarnya ada film sebelumnya dari Dragon Ball yang asyik disimak, judulnya adalah Battle of Gods. Timeline-nya adalah setelah bumi damai pasca teror dari Majin Boo. Siapa sih yang dimaksud dewa di sini?

Tahun lalu saya tertawa puas menonton Ressurection ‘F’ yang banyak adegan kocaknya. Review saya tulis di Kompasiana di tautan berikut. Ternyata Battle of Gods juga tak kalah membuat perut sakit karena kebanyakan tertawa. Ada banyak hal menarik di sini termasuk alasan trio Pilaf menjadi mungil seperti anak kecil.

Kisah dari Battle of Gods adalah kebangkitan Beerus dari tidur panjangnya. Yang dia ingat adalah pernah ‘menakuti’ ayah Bejita/Vegeta sewaktu masih hidup dan menjadi raja. Jika sedang marah, Beerus sebagai dewa kehancuran memang suka meledakkan planet sesukanya. Untung ada Mr Whiz yang sabar dan berupaya menetralkan luapan kemarahannya.

Kali ini ia penasaran dengan sosok yang mengalahkan Freeza, yakni si Son Goku. Maka ditemuinya Son Goku yang sedang berlatih bersama Kaio. Son Goku meskipun telah berubah menjadi Super Saiya 3 langsung kalah telak. Beerus menjadi kesal dan kemudian ke bumi mencari lawan tanding yang lebih baik.

Keduanya tiba di pesta ulang tahun Burma. Vegeta yang ingat akan kedahsyatan Beerus pun kemudian menghiburnya dengan memberikan masakan lezat dan menyuguhkan tarian bingonya. Akan tetapi gara-gara berebut makanan dengan Boo, Beerus mengamuk dan kemudian mengalahkan satu-persatu kawan Son Goku atau tamu Burma, dari Boo, Android 18, Picollo, Tenshinhan, Gohan dan juga fusion Goten-Trunks.

Battle of gods2

Saat Burma mengamuk dan menampar Beerus si dewa kehancuran ini berbalik menamparnya. Burma pun terjatuh tak sadarkan diri. Bejita pun mengamuk. Ia mampu menandingi si dewa. Akan tetapi kekuatan Bejita kemudian melemah. Beerus pun bersiap menghancurkan bumi.

Meskipun judulnya serius, percayalah film ini super kocak. Ada banyak bagian yang siap mengguncang tawa.

Melihat trio Pilaf di sini bukannya jadi sebal akan kelakuan mereka yang dulu. Pilaf, Mai dan Shu menjadi anak-anak nakal yang menggemaskan. Bahkan Trunks pun naksir kepada Mai yang menjadi anak-anak sebayanya. Ia mengaku-aku Mai sebagai pacarnya. Rupanya mereka menjadi anak-anak gara-gara meminta awet muda ke dewa naga tapi kebablasan malah menjadi anak-anak hahaha.

Di pesta ulang tahun Burma juga ada lomba joget Bingo. Hadiahnya mewah bahkan ada hadiah tujuh bola naga. Istri Kuririn, si Android 18 rupanya mata duitan dan mengejar hadiahnya. Si Picollo juga ngebet ingin menang. Bahkan ia sempat ikut berkaraoke yang membuat semua tamu langsung terhenyak mendengar ‘lolongannya’.

Ada banyak segmen yang kocak. Pertemuan dengan si Beerus dan Mr Whiz ini juga menarik karena kedua tokoh ini kemudian juga muncul di Ressurection ‘F’ dan juga ikut menjadi tokoh pendamping di Dragon Ball Super yang saat ini masih tayang. Hayoo tebak siapa dewa yang bisa menandingi kekuatan Beerus, ya setidaknya kekuatannya di bawah Beerus sedikitlah hehehe.

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Oktober 26, 2016.

2 Tanggapan to “Dragon Ball Battle of Gods yang Meriah”

  1. Film nya seru. Pas duel theme song nya jg bagus… tp penasaran dengan kekuatan beerus yang super kuat…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: