Clueless: Drama 90-an yang Memorable

Semalam sebuah saluran televisi menayangkan film tahun 90-an yang pada zamannya sangat beken, sebuah drama remaja komedi yang terinspirasi dari kisah Jane Austen. Film tersebut adalah Clueless yang dibintangi aktris remaja ternama masa itu, Alicia Silverstone.

Film Clueless mengisahkan gadis kaya raya yang hidup bersama ayahnya yang seorang pengacara di kawasan Beverly Hills. Ia adalah Cherilyn Horowitz alias Cher, gadis SMA yang populer karena cantik dan pintar. Ia punya sahabat gadis beda ras yang juga cantik, Dionne, dan punya pacar bernama Murray. Keduanya punya hobi sama yaitu masalah fashion.

Cher suatu ketika kesal nilainya ada yang mendapat kurang bagus. Agar bisa melakukan revisi nilai ia mencoba menjadi mak comblang kedua guru di sekolahnya dan berhasil. Setelah aksi tersebut ia sadar ia menyukai berbuat kebaikan. Ia pun kemudian memiliki misi berbuat kebaikan. Dan salah satu proyeknya adalah murid baru bernama Tai Frasier yang diperankan Britanny Murphy.

Tai yang culun ia ubah penampilannya sehingga lebih modis. Lalu ia jodohkan dengan cowok populer bernama Elton. Tai sendiri sudah naksir dengan Travis, yang berambut gondrong, tapi Cher dan Daphne menganggap Travis pria kebanyakan, bukan pria yang populer.

Sikap Cher yang hobi belanja, berdandan modis, nonton kartun, dan memiliki misi berbuat kebaikan ini disindir oleh Josh, mantan saudara tirinya. Josh sudah berstatus mahasiswa dan sering membantu ayah Cher yang juga mantan ayah tirinya. Ibu Josh sudah lama berpisah dengan ayah Cher. Josh peduli dengan saudarinya itu tapi suka mengolok-oloknya.

Sekolah Cher kemudian kedatangan murid tampan bernama Christian. Cher yang belum punya pacar pun tergila-gila kepadanya. Ia melakukan berbagai cara mendekati Christian, dari mengirim bunga untuk dirinya sendiri, mengirim cokelat dan memamerkannya agar Christian cemburu. Tapi sekian lama hubungan mereka tidak berkembang. Eh ternyata Christian seorang gay.

Setelah mengetahui Christian gay, permasalahan demi permasalahan menghujaninya. Cher pun terpuruk. Citra gadis populernya juga terancam.

Film ini memang sudah berumur 20 tahun silam tapi masih asyik diikuti. Alicia Silverstone dulu beken banget seperti Lindsay Lohan tapi nasib mereka sama, tidak bisa mempertahankan popularitasnya. Bedanya, Alicia namanya tenggelam bukan karena kelakuannya yang sensasional dan ia sekarang berupaya comeback meskipun belum berhasil.

Di sini ada tiga remaja yang notable, Alicia, Paul Rudd yang sekarang namanya kembali menjulang sejak tampil di Ant Man, dan Britanny Murphy yang meninggal karena sakit.

Film ini khas remaja kaya raya yang hidupnya seolah sederhana dari pesta, belanja, dan pacar. Untunglah si Cher punya misi yang positif dan sahabatnya, Dionne, juga punya hubungan jangka panjang dengan pacarnya.

Sikap Cher yang serba rapi dinilai palsu oleh Josh. Salah satu soundtrack film ini adalah Fake Plastic Tree karya Radiohead yang judulnya mungkin menyindir sikap Cher meski sebenarnya lagunya lebih ke tema lingkungan.

Film yang kocak juga masih asyik dinikmati hingga era saat ini.

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada April 13, 2017.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: