Piper, Animasi Pendek Tentang Burung Trinil Lucu

Animasi menjadi salah satu kategori dalam Academy Award yang bergengsi. Saat ini ada dua jenis kategori animasi dalam ajang yang memperebutkan piala Oscar, yakni Best Animated Feature Film dan Best Animated Short Film. Pembuatan animasi sendiri bebas, apakah dengan cara manual menggunakan gambar coretan tangan seperti yang banyak dibuat studio Ghibli atau dengan bantuan komputer, yakni computer generated imagery (CGI). Pemenang kategori animasi pendek terbaik pada Academy Award ke-89 kemarin adalah Piper. Filmnya memang indah dan mengesankan. Seperti apakah kisah Piper?

Animasi pendek produksi Pixar Animation Studios dan Walt Disney Pictures ini berkisah tentang burung trinil, yaitu burung mungil yang hidup di pantai dan tepian laut. Mereka mengonsumsi kerang-kerangan yang ada di tepian laut.

Di antara burung laut tersebut ada seorang induk burung bersama anaknya yang mungil. Ia mengajak anaknya bergabung dengan kawanan burung, tapi ia takut dan segan. Ketika merasa lapar maka ia pun akhirnya mau untuk mencari makan di laut.

Meskipun mereka tinggal di tepian laut, mereka takut ombak. Burung-burung tersebut lantas berlarian menghindar dari ombak. Malangnya, Piper yang tak tahu-menahu pun kemudian terhempas oleh gelombang laut. Sejak itu ia jadi takut pada gelombang laut. Ibunya susah payah membujuknya.

Hingga suatu ketika ada ketam yang menarik perhatiannya. Ia mengikuti si ketam. Si ketam tersebut juga mencari makan dengan menyantap hewan yang lebih mungil dari dirinya. Saat ombak hendak menyergap mereka, si ketam menggali pasir dan memasukkan kepala dan badannya ke pasir tersebut. Tindakan si ketam itu ditiru si Piper. Setelah melakukannya, ia baru mengetahui keindahan di bawah permukaan laut. Lantas apakah Piper jadi tak gentar terhadap gelombang laut?

Ceritanya sederhana tentang hewan yang baru belajar beradaptasi dengan lingkungannya. Cerita sederhana tapi dikemas indah sehingga berkesan. Animasi yang disutradarai oleh Alan Barillaro dan Marc Sondheimer ini memiliki grafis yang detail dan rapi. Sebelum menjadi sutradara, Alan telah lama berkecimpung sebagai animator. Ia terlibat sebagai animator dalam Brave, Finding Nemo, dan Wall-E.

Sound  suara ombak dan suara ciap-ciap burung dalam film ini memperkuat unsur film. Tidak ada dialog dalam animasi berdurasi enam menitan ini.   Piper memang layak dapat Oscar.

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada November 7, 2017.

2 Tanggapan to “Piper, Animasi Pendek Tentang Burung Trinil Lucu”

  1. nanti malam bakal searching buat nonton piper. Sepertinya penuh makna kehidupan ya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: