Si Mungil Kembali

Sudah empat minggu si Mungil, kucingku yang manis menghilang. Ia jenis kucing yang lembut bulu dan hatinya. Aku sudah mencarinya berhari-hari dan hampir menyerah. Hingga tadi malam ia hadir membuatku bertanya-tanya ini mimpikah atau kenyataan.

Tadi malam aku lembur. Tiba di rumah sekitar pukul sembilan malam. Saat hendak membuka pagar aku dikejutkan dengan kucing-kucing yang menyambutku. Ada Uprit dan Mbok Kucing juga dua anaknya yang suka mengamen di halaman rumah, Nero kemudian melangkah gagah masuk ke halaman dari jalan. Lalu ada yang menyeruduk kakiku.

Aku terkejut melihat kucing itu. Suaranya berubah jadi tidak enak didengar. Bulunya masih panjang, tapi ketika badannya kuangkat ia sangatlah kurus. Oh dia benar-benar si Mungil, kucing manisku.

Ia langsung berlari masuk rumah. Ia nampak gembira sekaligus sedih. Nero agak kesal melihatnya begitu manja kepadaku. Ia juga menyerobot ayam goreng buat Nero. Tapi Nero malam itu begitu manis, ia tak marah.

Si Mungil tak mau jauh-jauh dariku. Aku menemukan kardus miliknya. Ia sukacita masuk dalam kardus tersebut.

Selamat datang kembali si Mungil

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Februari 10, 2018.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: