“Between Angels and Insects”, Karya Masterpiece Papa Roach

Ada banyak lagu rock bagus pada era 90-an hingga tahun 2000 awal. Lagu-lagu itu masih sering kudengarkan hingga sekarang, membuatku seakan terus merasa muda. Salah satu lagu yang masih sering kudengar adalah lagu cadas tahun 2000-an milik band California bernama Papa Roach, “Between Angels and Insects”.

There’s no money, there’s no possessions
Only obsession, I don’t need that shi*
Take my money, take my obsession

Lagu ini asyik didengar sejak intro. Menurutku lagu yang masuk dalam album debut Papa Roach ini memiliki musik yang bagus. Misalkan tanpa lirik, lagu ini tetap asyik didengar.

Liriknya sendiri menurutku cerdas meskipun tidak benar-benar original. Beberapa bagian liriknya diambil dalam dialog tokoh utama Fight Club, yaitu sebuah film yang dibintangi Brad Pitt dan Edward Norton dimana ternyata pemeran utamanya memiliki kepribadian ganda dan teman ilusi. Tapi isi lirik ya bukan tentang kelainan kepribadian tersebut, melainkan mengritisi tentang kondisi dunia yang dipenuhi orang-orang dan hal-hal yang berbau tentang materialistis.

Tidak semuanya dinilai dengan uang. Uang memang bernilai dan dapat digunakan untuk membeli apa saja. Tapi kebahagiaan dan idealisme tidak harus diukur dengan uang dan hal-hal yang berbau kebendaan.

You’re a slave to the system, working jobs that you hate for that shi* you don’t need
It’s too bad the world is based on greed
Step back and see
Stop thinking about yourself, start thinking about?

Okelah memang sebagian besar orang termasuk saya bekerja demi mendapatkan uang. Namun bagaimana pendapatmu jika nilai dirimu ditentukan dari uang yang Kamu miliki dan benda-benda mewah yang menjadi milikmu? Apakah Kamu bakal tidak menganggap masalah jika kawan-kawanmu hanya hadir saat Kamu dianggap satu level dengan mereka dari tingkat kekayaan? Bagaimana jika semua orang hanya memikirkan dirinya sendiri?

Aku suka lirik lagu ini, mengingatkan bahwa masih banyak kebaikan dan hal-hal indah yang tak semuanya bisa ditukar dengan uang.

Papa Roach sebenarnya telah dibentuk tahun 1993. Mereka baru mendapat kesempatan merekam lagu di bawah label besar pada debut albumnya tahun 2001, mereka sendiri sebelumnya punya album demo tapi tidak sukses menarik perhatian label besar. Album pertama mereka di bawah DreamWorks Records, Infest,langsung menarik perhatian, terutama lagu ini. Lagu ini masuk dalam berbagai tangga lagu mancanegara.

Band yang dibentuk si vokalis, Jacoby Shaddix, dan drummer bernama Dave Buckner, ini memiliki genre nu metal dan rap metal. Mereka mengaku terpengaruh di antaranya oleh Metallica dan Wu Tang Clan. Pada masa-masa tersebut memang genre nu metal sedang naik daun dan menjadi tren. Sebut saja ada nama Limp Bizkit, Korn, Slipknot,PoD, I’ll Nino dan masih banyak lagu. Musiknya memiliki perpaduan metal, rap dan unsur hip hop. Asyik untuk didengar dan buat lompat-lompat hehehe.

Papa Roach hingga saat ini masih eksis. Mereka telah menelurkan delapan album dan telah menjual lebih dari 20 juta keping album. Lagu-lagunya yang beken di antaranya Last Resort, Scars, She Love me Not dan Between Angels and Insects.

Oh ya kenapa judul lagunya Between Angels and Insects ya? Hemmmm kenapa ya, Angel atau malaikat bermakna sesuatu yang baik dan suci. Sedangkan Insekta adalah hewan yang konon jumlah dan jenisnya paling banyak di dunia, sebagian besar di antara mereka bermanfaat dan mereka termasuk jenis hewan yang mudah beradaptasi dan ada dimana-mana. Di antara malaikat dan serangga, ya adanya manusia yang punya sifat konsumerisme da materialisme.

Entahlah kenapa lagu ini berjudul tersebut. Judul lainnya sih Obsession, lebih sederhana dan mengena. Tapi judul Between Angels and Insects itu menarik dan lebih berdaya nilai jual, selain itu juga berkesan. Alhasil hingga saat ini aku masih ingat dan suka akan lagu ini.

Gambar dari web resmi milik Papa Roach dan youtube

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Februari 11, 2018.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: