Pancasila

Kemarin, 1 Juni, merupakan tanggal merah. Tanggal tersebut ditetapkan sebagai hari libur, dalam rangka peringatan hari lahir Pancasila. Menurutku penetapan hari tersebut sebagai hari libur merupakan putusan yang tepat agar setiap pihak ingat ada sesuatu yang spesial terkait hari tersebut.

Proses lahirnya Pancasila sebagai dasar negara dan falsafaf negara tidaklah mudah. Dalam buku-buku sejarah telah dijelaskan bahwa pendiri bangsa memerlukan waktu untuk menyusun dan berdebat sebelum kemudian Pancasila dengan lima sila dan butir-butirnya. Omong-omong Kalian masih hafalkah satu-persatu silanya?

Pancasila diperingati, pada hari lahirnya ini diadakan upacara peringatan. Tujuannya agar masyarakat tidak lupa akan dasar negara ini. Apalagi akhir-akhir ini Pancasila dihadapkan pada banyak tantangan. Ada berbagai pihak yang ingin mengubah dasar negara tersebut dengan dasar negara yang hanya menyangkut kepentingan mereka.

Mencintai Pancasila bukan hanya sekedar hafal sila-sila dan butirnya. Melainkan juga mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Apakah Kalian bisa menghargai pemeluk agama yang berbeda? Apakah sehari-hari menerapkan sikap tenggang rasa dan mengedepankan persatuan bangsa?

Indonesia diberi kekayaan berupa kemajemukan bangsa. Pancasila adalah perekat tersebut.

Gambar dari Kompas

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Juni 2, 2018.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: