“One Day One Post” Ajang Berkreasi Tiap Hari

One day one post atau setiap hari mengunggah sebuah tulisan. Aktivitas ini menyenangkan bagi sebuah pihak tapi juga bikin memiliki beban bagi lainnya. Aku sendiri termasuk menyukainya dan telah menerapkannya selama dua tahun terakhir ini. Akan tetapi aku lebih suka yang temanya suka-suka daripada yang ditentukan

Untuk yang jenis temanya suka-suka memang lebih menyenangkan karena kita bisa menulis apa saja dan rata-rata spontan. Ya, aku rata-rata membaginya jadi tiga, yang sifatnya spontan, terencana, dan terjadwal. Yang spontan malah lebih banyak dan mengena. Misalkan aku mendengar lagu bagus,maka aku yang penasaran kemudian langsung mencari judul dan penyanyinya dan mencari lagu-lagu miliknya lainnya. Biasanya hal yang sifatnya spontan dan segar itu malah lebih enak dan emosinya dapat.

Artikel yang sifatnya terencana rata-rata kuambil dengan data lewat riset. Tujuannya beragam, ada yang untuk memberikan informasi, ada juga yang tujuannya mengikuti lomba atau juga artikel berbayar. Membuat artikel terencana tersebut perlu waktu dan kadang-kadang tidak cukup waktu 1-2 jam, bahkan bisa berhari-hari untuk melakukan kontemplasinya.

Sedangkan artikel terjadwal biasanya kulakukan saat ada acara ke luar kota. Aku membuat beberapa artikel dan menjadwalkannya sehingga seolah-olah aku menuliskannya setiap hari. Hehehe jadinya terkesan rajin ngeblog.

Tips Sukses Mengikuti ODOP Bertema
Aku yakin Kalian pasti bisa menulis tiap hari sesuka hati. Tapi mengikuti tantangan ODOP bertema memang lebih berat. Ini kali ketiga aku mengikutinya dengan memanfaatkan tiga blogku dan satu di Kompasiana.

Cara pertama adalah membaca semua temanya perhari. Ada yang diberi tema pas H-1 atau pagi hari tapi ada juga yang telah memberikannya seminggu sebelumnya. Jika temanya mendadak maka gunakanlah daya imajinasi Kalian. Boleh-boleh saja kok mengubahnya menjadi karya fiksi jika tema itu sulit diuraikan secara nonfiksi.

Apabila temanya sudah diberitahukan jauh hari maka Kalian bisa berpikir sejak saat itu. Topik favorit akan lebih cepat dikerjakan, maka buatlah saat itu dan jadwalkannya waktu mengunggahnya. Kemudian kerjakan tema hari itu sesuai dengan gaya Kalian. Misalkan ada tema aktris jaman old. Kalau Kalian suka memasak maka Kalian bisa menulis lagu-lagu anak jaman dulu bertema makanan. Itu boleh-boleh saja dan bikin beda.

Untuk topik yang sulit maka luangkan waktu untuk menggali datanya. Biasanya jika aku pusing maka aku cara maknanya lewat KBBI. Jika mentok kubuat saja cerpen hehehe.

Hari ini hari terakhirku ikut ODOP. Sudah semingguan sih aku mengikutinya dan untunglah bisa kulewati. Dulu aku juga pernah mengikutinya di Kompasiana dengan tema puasa dan lebaran. Lama-kelamaan temanya cukup sulit sehingga terkadang aku mengunggah tulisannya mepet dengan deadline. Hasilnya lumayan aku berhasil finish dan dapat hadiah hehehe.

Yuk sesekali ikutan tantangan ODOP. Ada sensasinya lho dan kepuasan ketika melewatinya.

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Agustus 1, 2018.

4 Tanggapan to ““One Day One Post” Ajang Berkreasi Tiap Hari”

  1. Menurutku luar biasa klau bisa ODOP, aplgi klau temanya dr pihak lain. Sprti shiq4 thn lalu juga sukses ODOPnya sblum akhirnya ia pergi utk slmanya.

    Menurutku juga, utk nulis ODOP, sbaiknya bloger punya tabungan ide, dan tentu sja sinyal sllu prima. Klau kyak aku yg msh bergelut dg sinyal ini, agaknya blum brani 🙂 😂😇

    • Hehehe iya masalah sinyal itu penting. Biasanya aku kalau ke luar kota yang kiranya sinyalnya susah bakal nyimpan artikel dan kujadwalkan biar kesannya tetap ODOP.
      ODOP bertema memang berat,aku merasakannya waktu ikut sebulan tantangan di Kompasiana pas puasa sampai lebaran. Kadan postingnya sampai hampir mepet DL karena bingung nyari ide.

  2. One day one post?aku jadi ingat almarhum mas Shiqa. Dulu beliau rutin bikin postingan tiap hari full selama satu tahun.
    Goodjob Dewi,semoga sering sering bikin one day one post. Produktif banget.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: