Lima Jenis Pekerja Kreatif, Kamu Masuk yang Mana?

Saat ini begitu banyak ragam pekerjaan seiring dengan meningkatnya penggunaan teknologi digital dan penerimaan masyarakat terhadap pekerjaan-pekerjaan baru. Jika dulunya seniman dipandang sebelah mata, kini banyak pekerja seni yang berduit dan dielu-elukan. Banyak juga lho anak muda era now yang ingin jadi selebriti meskipun hanya di media sosial. Omong-omong ada lima jenis pekerja kreatif. Kalian masuk manakah?

Pengkategorian pekerja seni tersebut dilandaskan pada alasan atau motivasi seseorang dalam berkarya, apakah karena idealisme, keinginan untuk memberikan perubahan, ingin kaya raya dan berpengaruh, untuk menuangkan perasaan, atau karena ingin mengubah dunia. Dari motivasi yang melandasinya maka terdapat lima jenis pekerja seni seperti diuraikan dalam Lima Tipe Kepribadian Artistik. Kelimanya adalah primadona, artisan, pembuat perubahan, perasa, dan aktivis.

Yuk kita uraikan perbedaan pekerja kreatif tersebut.

Bagi yang ingin menjadi selebriti yang karyanya dielu-elukan, kemudian kaya raya dan menjadi sasaran para pemburu berita maka ia adalah sang primadona. Ia tipe yang bermimpi ingin tenar dan kaya raya. Ia ingin berkarya agar namanya besar dan dikenang sekaligus mengumpulkan kekayaan. Para selebriti seperti artis, band, dan juga selebgram rata-rata merupakan jenis primadona.

Kelompok berikutnya adalah yang mencintai proses berkarya. Ia mencintai proses kreatif tersebut, tak penting hasil akhirnya. Ia tipe yang idealis dan hasil karyanya di awal bisa jadi berbeda pada tahap penyelesaiannya. Baginya itu tak masalah. Ia disebut kelompok artisan.

Anne Frank juga suka menulis (REG USA/Buzzfeed)

Kelompok berikutnya pembuat perubahan. Jika di dunia hanya ada musik rock, ia mencampurkan rap dan rock menjadi rapmetal atau juga dikenal nu metal. Kemudian ada juga pop progresif, aliran melukis baru seperti surealism dan sebagainya. Ia tak suka tatanan lama yang itu-itu saja. Ia menginginkan perubahan di dunia seni yang sudah mapan. Ia tipe pemberontak. Banyak tokoh pelukis dan musikus yang masuk dalam kategori ini.

Kelompok lainnya menganggap seni adalah obat jiwa mereka. Mereka para perasa menggunakan seni baik bernyanyi maupun menulis untuk menuangkan keresahan dan mengungkapkan pengalaman hidup mereka, baik senang ataupun duka. Ia tipe yang sensitif, mampu menyerap kesedihan dirinya dan sekelilingnya. Saat dalam posisi ekstrim misalnya benar-benar terpuruk ia terkadang malah mampu menghasilkan karya yang fenomenal.

Kelompok terakhir adalah sang aktivis. Ia menginginkan untuk mengubah dunia lewat karyanya. Ia menggunakan seni sebagai senjata melawan ketidakadilan. Pada masa lampau ada sosok Wiji Tukul yang gemar berpuisi mengungkapkan ketidaksetujuannya terhadap sikap pemerintah.

Dari kelompok tersebut, mungkin ada yang tidak murni berada dalam satu kelompok. Bisa jadi ia dulunya aktivis ataupun artisan kemudian berubah jadi primadona, demikian pula sebaiknya. Oh ya aku membaca kelompok ini dari Pimtar. Buku ringkasan tersebut berjudul “What’s Your Creative Type” karya Meta Wagner.

Kalau Kalian sendiri tipe pekerja seni yang mana?

Berkarya untuk perubahan seperti Kartini

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Agustus 6, 2018.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: