Renungan dan Harapan Agar Lombok Segera Pulih

Bencana alam sulit dihindari oleh manusia, termasuk gempa bumi dan gunung meletus. Apalagi, Indonesia memiliki banyak gunung berapi yang masuk bagian dari cincin api Pasifik. Setelah peristiwa erupsi Gunung Agung, kabar mengejutkan terjadi di Lombok Timur.

Lain halnya dengan Gunung Agung yang sudah menunjukkan aktivitasnya sejak beberapa bulan lalu sehingga masyarakat waspada, bencana alam di Lombok Timur terjadi tiba-tiba. Oleh karenanya korbannya cukup banyak. Di antaranya, para pendaki yang terjebak dan mereka yang tertimpa bangunan roboh saat gempa.

Gempa susulan di Lombok terjadi berkali-kali sehingga korban dan kerusakan bangunan pun terus bertambah. Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana per 13/8 korban meninggal mencapai 436 orang dan korban luka-luka mencapai 1353 penderita. Korban terbanyak berada di lokasi Lombok Utara karena paling berdekatan dengan pusat gempa 7 SR.

Hingga saat ini masih banyak warga yang mengungsi. Mereka masih takut dengan ancaman gempa susulan. Warga yang mengungsi sebanyak 352.793 orang. Di antara mereka banyak juga anak-anak kecil. Mereka mengalami trauma paska bencana.

Selain banyaknya korban jiwa, bencana alam Lombok juga membuat sejumlah bangunan rusak parah, baik bangunan layanan publik, bangunan komersial hingga pemukiman warga. Berdasarkan data BNPB kerusakan terjadi pada 468 sekolah, enam jembatan, tiga rumah sakit, sepuluh puskesmas,  20 unit perkantoran, 50 unit mushola, dan 15 masjid.

Di antara masjid yang hancur dan rata dengan tanah tersebut adalah Masjid Jamiul Jamaah, Dusun Karang Pangsor, Desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang dan Masjid Jabal Nur, Dusun Lading-lading Desa Tanjung, Kecamatan Tanjung. Kedua masjid tersebut berada di Lombok Utara yang tingkat destruktifnya terpapar paling parah.

Bantuan pun dikerahkan, baik dari pemerintah daerah, pemerintah pusat, juga dari masyarakat setanah air. Banyak posko pengumpulan donasi dan bantuan bagi korban bencana. Pemberian dana dan bantuan seperti obat-obatan, susu, pakaian, makanan, dan sebagainya pun dikumpulkan secara gotong-royong oleb berbagai kelompok donasi dan kemudian dikirimkan ke titik-titik pengungsian.

Banyak yang merasa terpanggil untuk memberikan bantuan kepada korban bencana dan juga melakukan percepatan pemulihan bangunan-bangunan yang rusak agar bisa kembali dapat digunakan oleh warga setempat. Warga Lombok adalah saudara-saudara kita, patut dibantu tanpa membedakan suku, agama, dan golongannya.

Di antara donatur dari berbagai kalangan masyarakat, adalah Johari Zein Foundation (JZF), embaga filantropi yang didirikanoleh Johari Zein, wirausahawan dan pendiri Group Global Basket Mulia Investama (GBMI). Mereka terpanggil untuk membantu memulihkan kondisi pasca gempa di Lombok, khususnya mendirikan kembali bangunan masjid dan mushola yang rusak dan hancur akibat gempa bumi.

Bencana alam sulit dihindarkan. Manusia hanya bisa bersahabat dengan alam dan terus meningkatkan kewaspadaan. Ketika terjadi bencana, sudah patutnya untuk saling mengulurkan tangan.

Gambar dari: BNPB, Antara, dan Johari Zein.

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Agustus 16, 2018.

2 Tanggapan to “Renungan dan Harapan Agar Lombok Segera Pulih”

  1. Semoga para korban yang meninggal ditempatkan di sisiNya dan para pengungsi ditangani dengan baik.
    Bangunan rumah yang mengalami kerusakan juga cepat diperbaiki.
    Ikut merasa sedih adanya bencana alam besar ini, seandainya aku sudah tak terikat kerja aku akan menjadi sukarelawan disana untuk meringankan beban para korban.

    • Kabar bencana alam Lombok sangat mengejutkan. Manusia hanya bisa waspada dan saling mengulurkan tangan. Sependapat, semoga korban anak-anak bisa segera pulih dari trauma dan mereka yang meninggal diterima di sisi-Nya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: