Nikmati Perubahan Tubuh dan Peran

Perubahan itu nyata setiap harinya. Yang paling mudah diamati adalah perubahan pada diri sendiri, mulai perubahan fisik tubuh, pemikiran alias mental, hingga perubahan peran. Kisah perubahan ini diungkap dalam sebuah animasi pendek berjudul Sidewalk.

Pada animasi pendek yang diproduksi tahun 2013 ini digambarkan satu sosok anak perempuan. Ia awalnya adalah anak yang periang. Seiring dengan usianya, ia menjadi remaja yang gemar menggerutu dan seolah-olah tak puas dengan kehidupannya. Fisiknya pun berubah menjadi semakin jangkung.

Ketika usianya mulai mendekati usia kedewasaan, tubuhnya pun berubah. Ia memiliki tubuh wanita dewasa. Ia juga menjadi wanita muda yang cantik. Kepercayaan dirinya pun bangkit. Saat ia bekerja menjadi pramusaji dan ketika menjadi wanita kantoran dalam video ini digambarkan sikapnya berubah. Hingga ia kemudian menikah dan menua.

Film animasi buatan Celia Bullwinkel ini sederhana dan menggambarkan kehidupan sehari-hari para wanita. Perubahan fisik itu terjadi secara alami, tidak bisa dicegah hanya bisa diminimalkan dan ditutupi. Keriput itu pasti hadir suatu ketika, begitu juga kulit yang mulai kering, rambut yang mulai kelabu, badan yang tak sekuat dulu dan sebagainya. Lantas apa yang harus dilakukan perempuan?

Perubahan fisik perlu diterima dengan lapang dada. Kecuali mereka yang punya banyak uang kemudian melakukan suntik botoks dan perawatan lainnya yang mahal. Perubahan pada tubuh bisa diminimalkan dengan gaya hidup sehat seperti tidur yang cukup, menyantap makanan yang sehat dan kaya nutrisi, serta berolah raga teratur.

Perubahan lainnya yang bisa dikontrol adalah perubahan sikap dan sifat serta penguasaan pengetahuan. Saat anak-anak bisa jadi kita periang tapi ketika menua sifat kita berubah jadi pemurung dan gampang marah, apa yang sebenarnya terjadi?

Mungkin pada masa remaja ada sesuatu yang membuat kita kesal, seperti orang tua yang memaksakan pendapat atau pilihan sekolah, lingkungan pertemanan yang rawan aksi perundungan, dan sebagainya. Hal-hal tersebut memang bisa membuat alam bawah sadar merasa kesal dan kecewa. Tapi tak ada gunanya terus-terusan marah dan tak mengubah keadaan. Tidak enak kan jadi nenek-nenek pemarah?

Satu lagi adalah penguasaan pengetahuan dan keahlian. Tak penting usia saat ini. Tidak ada kata terlambat untuk belajar. Hehehe aku menulis ini juga sebagai pengingat bagi diriku.

Usia boleh terus bertambah, namun jiwa terus muda dengan rasa ingin tahu dan optimisme serta rasa antusias menyambut hari-hari mendatang. Perubahan fisik tak perlu dicemberuti, begitu juga perubahan peran menjadi istri, ibu, nenek dan sebagainya karena hal tersebut merupakan rantai kehidupan.

Animasi pendek berdurasi empat menitan ini bisa Kalian saksikan secara cuma-cuma. Sidewalk telah ditayangkan ke berbagai festival dan pernah meraih penghargaan yakni juara pertama di ASIFA East Animation Festival 2013. Oh ya musiknya digarap oleh Josh Moshier, pas banget dan kontributif membangun cerita.

 

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada September 9, 2018.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: