“Little House on The Prairie” Tayang Lagi di TVRI

Iseng-iseng memilih saluran televisi untuk menemani Malam Minggu, eh rupanya ada serial Oshin di TVRI yang dulu beken sekitar tahun 1980-1990. Setelah serial ini berakhir, dilanjutkan dengan serial Little House on The Prairie yang bukunya kukoleksi. Wah rupanya TVRI sedang bernostagia dengan menayangkan acara teve yang dulu populer.

Serial Oshin dulu populer. Cerita tentang gadis Jepang yang hidupnya malang hingga kemudian usahanya sukses dan menjadi kaya. Aku tidak begitu ingat detailnya. Yang tersirat di benak kehidupan Oshin begitu keras saat ia masih muda. Keluarga suaminya kurang menyukainya dan iapun kemudian membesarkan anak-anaknya dengan tabah apalagi ketika masa perang dunia.

Film serial Little House on The Prairie juga tidak begitu kuingat. Yang kuingat pemerannya Michael Landon yang dulu sangat populer berkat perannya di Bonanza. Namun karena aku punya koleksi bukunya cukup lengkap maka aku lebih antusias untuk menonton serial film ini. Oh ya tayangan perdananya Sabtu kemarin (15/9) di TVRI pukul 20.00 WIB.

Cerita dimulai dengan kedatangan keluarga Ingalls di sebuah daerah pertanian di Minnesota. Namanya adalah Walnut Grove. Mereka menuju ke sana setelah memutuskan pindah dari tempat yang nyaman di rimba besar Wisconsin. Di rimba besar buruan semakin langka karena penghuninya semakin banyak.

Perpindahan pertama mereka gagal dan berlangsung tidak enak. Tujuan awal mereka adalah di perbatasan Kansas. Sayangnya lokasi tempat tinggal mereka ternyata berada di daerah Indian sehingga mereka harus pindah jika tidak ingin diserang bangsa Indian karena memasuki teritori mereka.

Padahal dari rimba besar Wisconsin menuju Osage, Kansas sekitar 600 mil atau sekitar 1000 kilometer. Mereka menggunakan gerobak yang ditarik kuda selama perjalanan yang memakan waktu berhari-hari. Setelah itu mereka pun berpindah ke Walnut Grove, Minnesota. Dari Wisconsin ke Walnut Grove sekitar 350 mil.

Cerita dalam serial televisi Little House berpusat pada kehidupan mereka di Walnut Grove. Tanpa uang berbekal harapan kehidupan yang lebih baik, Charles Ingalls (Michael Landon) membawa istrinya, Caroline (Karen Gassle), dan ketiga anaknya, Mary (Mellisa Sue Anderson), Laura (Mellisa Gilbert), dan Carrie (Lindsay Greenbush) berpindah. Ia kemudian menukarkan kedua kudanya dengan dua lembu kepada Hanson agar dapat membajak lahan pertaniannya.

Ia kemudian bekerja di Hanson di tempat penggergajian kayu dengan honor berupa kayu lapis untuk membangun rumahnya. Ia lalu bekerja lagi sebagai tukang kayu di o’ Neil dengan upah berupa perkakas untuk menggaru sawah. Ia tak punya uang sama sekali sehingga ia menukarnya dengan tenaganya.

Jadilah Pa bekerja dengan sangat keras. Ia bangun pagi sekali menuju tempat ia bekerja dengan berjalan kaki. Pagi sampai siang ia bekerja di Neil dan siang hingga petang ia memeras keringat di Hanson. Setelah makan malam ia pun melanjutkan bekerja membajak sawah hingga ia kelelahan.

Pekerjaannya hampir tuntas hingga kemudian ia mengalami kecelakaan karena kecerobohannya. Dua lembunya pun disita. Pa kemudian bersikeras mengambil kembali lembunya meskipun tubuhnya masih lemah. Diam-diam kedua putrinya mengikutinya dan membantunya melunasi pekerjaan yang belum selesai agar lembu itu kembali.

Ceritanya sedih dan kaya pesan moral. Cerita Laura berlatar tahun 1860-1900. Pada saat cerita di Walnut Groove ini, latarnya tahun 1870-1880.

Pada saat itu budaya saling menolong masih kuat. Pertukaran dengan benda dan tenaga juga masih jamak terjadi karena mendapatkan pekerjaan dan digaji dengan uang juga masih jarang terjadi. Namun juga banyak yang bermoral keji seperti penipu, pencuri, pemabuk dan sebagainya.

Cerita dalam film ini berkaitan dengan buku ketiga dalam rangkaian buku Little House berjudul Rumah Kecil di Tepi Sungai Plum. Ceritanya agak berbeda dengan yang kubaca dalam buku tersebut. Dalam buku tidak ada cerita Pa terluka. Dalam buku diceritakan bahwa mereka tinggal di gua, rumah di bawah bukit, cukup lama sebelum kemudian tinggal di rumah ‘normal’ berkayu. Sepertinya ceritanya memang agak berbeda dengan di buku dan kejadian nyatanya karena dalam serial lebih didramatisir. Oh ya Pa juga tidak berjenggot dalam serial ini.

Meski ceritanya berbeda aku tetap suka. Kucoba untuk ingat untuk menonton kelanjutan serial ini pada Sabtu depan.

Gambar atas dari situs Little House on The Prairie

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada September 16, 2018.

2 Tanggapan to ““Little House on The Prairie” Tayang Lagi di TVRI”

  1. Mba..tayang di tvri hanya sabtu malam jam 8 ya? Udh lama pengen nonton film itu lagi..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: