Selamat Datang Hujan

Hari Rabu petang ketika aku hendak pulang langit begitu gelap. Kemudian air dari awan pun berjatuhan. Hujan gerimis. Aku menyambutnya. Hawa Jakarta yang tadinya gerah menjadi segar. Hari Jumat lalu Jakarta juga kembali hujan, demikian juga hari Minggu. Aku berkata, “Selamat datang musim penghujan”.

Belum semua daerah mendapatkan hujan. Daerah kakak di sekitaran Lippo Cikarang masih kering kerontang. Aku bersyukur karena sudah masuk Jakarta pinggiran dan dekat dengan kota hujan maka daerahku sudah mendapat hujan gerimis hingga hujan deras. Hujan ini menghalau hawa panas juga nyamuk nakal. Hawa juga menjadi begitu segar.

Pohon manggaku menyambut hujan. Demikian pula dengan kodok merah yang suka muncul malu-malu di halaman. Kodok merah pertanda air di sekitaran masih tak tercemar. Aku senang jika ia masih ada di sekitaran halaman.

Memang hujan saat pagi agak menguatirkan. Tidak enak berbasah-basah menuju kantor. Belum lagi angkutan daring yang menaikkan tarif saat hujan. Tapi tak apa-apalah, sebagai warga yang hidup di dua musim harus selalu siap. Aku membawa jas hujan dan payung juga jas hujan bagi tasku.

Selamat datang musim hujan😃

Gambar dari The Song for Rain/Zheng Ya Wen

 

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada September 24, 2018.

Satu Tanggapan to “Selamat Datang Hujan”

  1. ditempatku hujan sekali aja di bulan september..dan sampai akhir september ini blm ada lagi hujan.. 😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: