Venom Terselamatkan Pesona Tom Hardy

Gara-gara ngefans Tom Hardy sejak tampil di “Inception” dan “Mad Max: Fury Road”, aku kontan tertarik untuk menonton film antihero berjudul “Venom”. Sebenarnya aku kurang tertarik dengan kisah Venom, simbiot atau yang lebih mudah dikenal sebagai parasit. Pasalnya, kisah Eddie Brock dan Venom sudah pernah tampil di Spiderman 3. Tapi rupanya kisah Venom yang ini berbeda. Tak lebih baik. Ceritanya buruk, tapi terselamatkan oleh pesona Tom Hardy.

Okelah pesona Tom Hardy susah dilawan. Dalam ‘Venom’, ia menjadi Eddie Brock, seorang wartawan investigator yang karirnya hancur karena mencoba mengupas kebenaran dari institusi yang dipimpin Carlton Drake. CEO sekaligus ilmuwan ini memiliki obsesi aneh, yaitu menciptakan keselarasan antara symbiote dan manusia. Symbiote ini mirip parasit tapi dari luar angkasa. Symbiote bisa hidup di dalam makhluk hidup bumi asal indungnya kuat dan memiliki kecocokan dengannya.

Percobaan yang dilakukan Life Foundation ini banyak menelan korban dari para gelandangan. Seorang ilmuwan yang tak tahan melihatnya, Dora Skirth, menginformasikan kepada Eddie. Keduanya memasuki fasilitas percobaan. Di laboratorium, Eddie melihat gelandangan yang dikenalnya menjadi kelinci percobaan. Ketika hendak membantunya, Eddie diserang, symbiote itu masuk ke dalam tubuh Eddie. Ia pun dikejar-kejar. Sejak itu hidup Eddie berubah. Ia merasa tak terkontrol, makhluk itu mencoba menguasai tubuhnya. Makhluk itu sangat kuat dan buas. Apa yang harus dilakukan Eddie.

“Venom” ala Topher Grace dan Tom Hardy berbeda

Karakter dan cerita dalam film “Venom” sangat berbeda dalam “Spiderman 3”. Eddie Brock di Spiderman 3 digambarkan wartawan pesaing Peter Parker yang sombong dan licik. Ia benci kepada Spiderman karena gagal bersaing. Saat Peter Parker melepas symbiote yang menempel pada dirinya dengan bantuan lonceng gereja, symbiote ini masuk ke dalam tubuh Eddie yang sedang berdoa. Sejak itu ia menjadi musuh bebuyutan Spiderman, meski dalam komiknya mereka kadang-kadang bekerja sama.

Dalam “Venom”, karakter Eddie Brock lebih mengundang simpati. Ia wartawan investigasi yang profesional. Ia mencoba obyektif namun karirnya malah kemudian hancur. Kekasihnya, Anne Weying (Michelle Williams) kemudian meninggalkannya karena Eddie menggunakan dokumen rahasianya. Baru pada saat menjadi “Venom” ia sulit mengendalikan diri.

Narasi yang Buruk Tentang Asal Mula si Antihero

Di sini film lebih banyak menyoroti asal mula Venom. Ia digambarkan sebagai makhluk luar angkasa yang disengaja dibawa ke bumi oleh organisasi Life Foundation. Menariknya lokasi pendaratan ada di Malaysia bagian timur. Ada penggunaan bahasa Melayu di awal-awal film.

Kata si Ovi, ketika melihat lokasinya yang di Malaysia dan melihat salah satu perusahaan produksi yaitu Tencent Pictures yang merupakan anak perusahaan raksasa China, Tencent, ada kaitannya. Ketika kucek lokasi data center Tencent di ASEAN ada di Malaysia. Tencent ini merupakan pesaing utama grup raksasa Alibaba.

Venom seolah-olah hanya mengandalkan pesona Tom Hardy. Ia nampak sukacita dan menikmati menjadi Venom. Bintang sekelas Oscar, Michelle Williams yang menjadi kekasih Venom juga tak banyak memberikan andil di sini. Plusnya, desain penampilan Venom di sini lebih keren, lebih nampak sangar dan filmnya lebih ‘dark’.

Filmnya seakan-akan hanya berisik dan banyak kerusakan. Deretan musuh tak berkesan dan karakter Venom yang kemudian berubah menjadi tanda tanya.

“Venom terbantu berkat kharisma Tom Hardy. Film antihero yang gagal dari segi narasi”

Detail Film:
Judul : Venom
Sutradara: Ruben Fleischer
Pemeran: Tom Hardy, Michelle Williams, Riz Ahmed, Scott Haze, dan Reid Scott
Genre : Action, antihero
Skor : 6.6/10
Gambar : iMDB/Sony Pictures

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Oktober 5, 2018.

2 Tanggapan to “Venom Terselamatkan Pesona Tom Hardy”

  1. Setuju sih tertolong sama pesona Tom Hardy, aku nonton karena akan yakin Tom meranin maksimal tiap karakternya. Di Batman, Child 44 dan barengan si Leo.

    Aku ama Babam lagi mabuk Venom, bisa ingetin si Babam kalau bandel darah venomnya akan banyak dan berubah jd monster.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: