Berakhir Pekan di Kompasianival

Sejak awal November lalu aku sudah melingkari hari di bulan Desember. Tanggal delapan Desember. Ada perayaan tahunan Kompasiana, Kompasianival. Aku pun sejak pagi berangkat menuju lokasi acara di Lippo Mal Kemang.

Hari masih pagi dan pusat perbelanjaan di kawasan Kemang itu baru buka. Aku menuju lokasi acara Kompasianival yang terletak di Avenue Star. Beberapa booth masih berbenah. Area panggung dan kursi-kursi di depannya masih sepi.

Aku kemudian bertemu dengan beberapa kompasianer yang kukenal. Ada Syifa, mba Uli dan suaminya plus dua krucilnya. Kami siap mengikuti workshop pertama tentang bersahabat dengan stress lewat metode mindfulness. Disusul kemudian workshop dengan tema 101 hunian.

Sayangnya acara tidak berjalan tepat waktu. Ngaretnya cukup lama membuatku terpikir untuk tadi tidak buru-buru datang dan masih bisa mengerjakan banyak hal di rumah. Untunglah materinya menarik sehingga cukup menghapus rasa kesalku karena acara yang terlambat.

Workshop pertama sebenarnya tema yang sebenarnya pernah kudapat. Mindfulness bisa disebut hadir secara utuh di satu tempat, raga dan jiwa, badan dan pikiran. Ada kalanya dan mungkin sering, saat kita ada di satu tempat pikiran kita melalang buana. Saat di kantor aku malah terpikir dengan kucing-kucing atau jemuran di rumah. Saat beribadah tiba-tiba muncul kelebatan makanan atau pekerjaan rumah yang belum selesai. Saat makan malah sibuk menyelesaikan pekerjaan. Inilah yang disebut tidak hadir sepenuhnya.

Konsep mindfulness sebenarnya sederhana. Dengan benar-benar hadir dan menyadari situasi di suatu tempat maka ia akan bisa fokus. Ia akan bisa meresapi suasana di sebuah perayaan. Ia bisa menikmati kelezatan makanan. Ia akan bisa benar-benar merasakan pengalaman utuh di satu tempat.

Sepertinya sederhana. Latihannya juga nampak mudah, hanya memerhatikan nafas dan fokus. Sarannya yaitu mengerjakan satu pekerjaan satu waktu. Tapi realitanya susah. Aku sudah membaca teorinya dan sudah pernah berlatih. Ternyata sulit untuk melakukan satu pekerjaan satu waktu. Aku masih sering multitasking dan tidak benar-benar utuh hadir di sebuah situasi.

Kompasianival 2018 merupakan acara tahunan dan ajang kumpul kompasianer kelima yang pernah kudatangi. Tempatnya berganti-ganti dari Taman Mini, Gandaria City, Smesco dan dua tahun terakhir ini di Lippo Mal Kemang. Yang paling strategis sih menurutku Taman Mini dan susah terjangkau itu Gandaria City karena jauh dan masuk kawasan macet.

Kenapa kompasianer menyukai acara ini meskipun format acaranya itu-itu saja, tidak banyak perubahan. Menurutku mungkin karena sifat masyarakat Indonesia yang suka bersosialisasi, termasuk para penulis. Mereka tidak hanya bersosialisasi lewat saling berbalas komentar tapi juga berdiskusi di ranah dunia nyata.

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Desember 8, 2018.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: