Ponoc dan Pwan di Musim Hujan

Selamat datang musim hujan. Hujan mulai hadir setiap saat. Kadang-kadang begitu derasnya. Dua anak kucing, Ponoc dan Pwan meringkuk berdempetan di alas kaki teras. Ketika pintu terbuka, keduanya berlari kencang mencari kehangatan.

Dua anak kucing Ponoc dan Pwan telah resmi jadi kucing peliharaanku bersama Nero. Keduanya masih kecil dan masih doyan-doyannya bermain. Selalu saja mereka asyik berkejaran atau bergulat di sela-sela waktu makan dan tidurnya.

Oh ya Pwan dulu kunamai Snow White tapi kepanjangan jadinya lebih sering kupanggil Pwan. Ia kalau sendirian menjadi anak kucing yang pendiam dan pemalu. Tapi kalau Ponoc bergabung jadi ikut-ikutan nakal.

Sedangkan Ponoc memiliki rambut agak tebal dan panjang seperti blasteran kucing anggora. Ia kucing yang memiliki raut wajah memelas. Tapi jangan tertipi dengan wajahnya karena aslinya ia kucing yang sangat lincah. Ia berlarian kesana kemari tak kenal lelah.

Hai Ponoc dan Pwan, malam ini hujan deras. Kalian pilih tidur di teras atau dalam rumahkah?

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Januari 24, 2019.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: