Ketika si Kucing Sakit

Meski ada beberapa kucing di rumah, ketika salah satu di antara mereka sakit, maka rasanya aku jadi ikutan sedih. Kini giliran si Mungil Ponoc yang sedang mengalami keadaan sulit.

Si Ponoc sejak kecil punya masalah di bagian matanya. Sepertinya ada ruam atau jamur sehingga sekeliling matanya agak merah. Dulu kejadian sama juga terjadi di saudarinya, Pwan. Keduanya kuobati sendiri dengan salep mata dari dokter. Pwan sembuh tapi Ponoc karena bulunya tebal lebih lama pulihnya.

Dulu aku berniat membawanya ke dokter. Tapi Ponoc berontak dan kabur. Ia berhasil menjebol kandang yang sepertinya kurang rapat dan kabur ke jalanan. Aku baru menemukannya malam hari pada keesokan harinya. Saat itu aku benar-benar takut kehilangan dia.

Kini sepertinya masalah itu kembali dan aku terlambat menanganinya. Aku baru melihat wajahnya yang ikut memerah. Kupikir karena ia berkelahi tapi sepertinya masalah sama dan menyebar. Aku pun memberinya salep. Ia nampak tak suka dan beberapa kali hampir mencakarku.

Aku akan mencoba memberikannya obat minum agar ia juga segera sembuh. Kasihan.

Coba ada dokter kucing keliling.

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Juli 23, 2019.

2 Tanggapan to “Ketika si Kucing Sakit”

  1. Lama-lama kucing yg dipelihara sudah seperti anggota keluarga ya. Aku juga punya kucing. Moci namanya. 3 tahun yg lalu dia adalah kucing liar. Semenjak selalu kami beri makan, dia selalu datang. Dan sekarang sudah ada makanan untuknya setiap hari. makanan jadi dan sesekali ayam atau iakan yang kami sisihkan.

    Kebetulan, kami sekeluarga menyukainya. Jadilah dia anak ke 4ku. hehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: