Bekerja Sambil Berkuliah, Kenapa Tidak?

Suatu ketika ada pertanyaan dari para mahasiswa S1 yang baru diwisuda. Mereka menghadapi dilema. Apakah lebih baik melanjutkan kuliah lagi atau bekerja? Sebenarnya ada alternatif lain yaitu bekerja dan berkuliah.

Sejak lulus S1 aku langsung bekerja. Tapi waktu itu sudah ada rencana untuk melanjutkan kuliah dengan mencari beasiswa ke luar negeri. Berhubung ada kontrak kerja dan alasan lainnya kemudian aku memilih berkuliah di dalam negeri dan biaya mandiri. Setelah mencari-cari kampus aku pun kemudian berkuliah malam hari.

Jadwalku pun jadi padat. Dari pukul 07.45-16.30 aku bekerja lalu dilanjutkan pukul 19.00-21.30 berkuliah. Biasanya jika ada tugas kelompok maupun individu maka aku bisa lebih lama di kampus atau mengerjakannya di kosan. Bisa hingga hampir tengah malam. Alhasil aku sering tidur kurang.

Tapi waktu tak terasa berlalu. Satu setengah tahun kemudian aku lulus.

Kawan-kawanku kemudian menyusulku. Mereka juga berkuliah malam hari. Pilihannya pun semakin banyak. Bisa di kampus negeri seperti di UI Salemba atau di UGM dekat Manggarai Jakarta. Yang kampus swasta pun juga ada. Ada yang memberikan pilihan kuliah sejak siang hari ada juga yang keseluruhannya malam hari.

Model kuliah semacam ini cocok bagi pekerja. Kami lebih banyak berdiskusi dan melakukan studi kasus sehingga materi bisa langsung diterapkan ke tempat kerja.

Jika tidak bisa berkuliah malam hari maka pilihan lainnya yaitu bekerja di tempat yang agak fleksibel dalam soal waktu. Banyak anak yang sedang berkuliah S2 mencari duit dengan mengikuti proyek penelitian, menjadi asisten dosen atau mengajar di kursus. Ada juga tempat bekerja di sekitaran kampus yang memperbolehkan karyawannya mengambil kuliah pagi atau siang hari.

Jadinya ada opsi lain, bekerja atau berkuliah, yaitu dua-duanya. Bekerja sambil berkuliah.

Gambar: pixabay

~ oleh dewipuspasari pada Agustus 13, 2019.

6 Tanggapan to “Bekerja Sambil Berkuliah, Kenapa Tidak?”

  1. Baiknya sih fokus kuliah. Kecuali kalau terpaksa harus bekerja untuk membiayai kuliah. 🙂

    • Biaya kuliah S2 biasanya lumayan. Untuk itu kalau tidak cari beasiswa ya bekerja dulu mengumpulkan dananya. Atau dua-duanya, berkuliah sambil bekerja. Untuk program seperti magister lebih pas bagi mereka yang sudah pernah bekerja karena lebih sering studi kasus.

  2. Justru mengasyikkan mnrutku, kuliah sambil kerja alias nyari duit. Jangan cuma 3K dong ya nggak? 😄

Tinggalkan Balasan ke dewipuspasari Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: