Greta

Berhati-hatilah dengan orang asing. Itulah pesan utama yang ingin disampaikan dalam film berjudul “Greta”. Terkadang memang niat tulus kita malah dibalas dengan tindakan yang jahat, yang sama sekali tak kita duga. Itulah yang dialami oleh Frances McCullen (Chloe Grace Moretz) ketika bertemu dengan wanita paruh baya bernama Greta (Isabelle Huppert).

Frances adalah gadis muda yang manis dan polos. Ia hidup di apartemen bersama sahabatnya, Erica Penn (Maika Monroe). Ia baru kehilangan ibunya. Sedangkan hubungan dengan ayahnya kurang baik, karena ia kaku dan pekerja keras.

Suatu ketika Frances menemukan sebuah tas yang tertinggal di kereta bawah tanah. Ia melongok ke dalam tas. Ada nama pemiliknya. Ia pun mengembalikan tas tersebut, yang pemiliknya adalah wanita seumuran ibunya, Greta.

Greta bercerita ia hidup sendiri. Anaknya tinggal di Prancis. Ia mengisi waktunya dengan mangajar piano secara privat.

Oleh karena Frances kehilangan sosok ibunya, ia pun jadi merasa dekat dengan Greta. Erica menegurnya. Ia merasa kuatir karena hubungan keduanya mulai nampak tak natural.

Hingga suatu ketika, saat Francess membantu menyiapkan makan malam di rumah Greta ia menjumpai beberapa tas yang persis dengan yang ditemukannnya. Nalurinya berkata ada sesuatu yang aneh dengan Greta.

Tapi sayangnya Greta tak berniat melepaskan Frances.
Siapakah sebenarnya Greta?

Sebenarnya arah kisahnya sudah bisa ditebak sejak awal. Pasti ada sesuatu yang misterius dan yang ditutup-tutupi oleh Greta. Rasanya meninggalkan tas mewah tanpa isi juga rasanya sesuatu yang aneh. Mending daripada dikembalikan sendiri ke pemiliknya, diserahkan saja ke kantor polisi atau petugas kereta.

Tapi memang itulah takdir yang dialami Frances. Ia memang baik hati dan polos. Ia juga sepertinya rindu dengan ibunya. Sehingga ketika bertemu Greta ia seolah-olah menemukan pengganti sosok ibunya.

Cerita berkelok dengan cepat untuk memberitahukan ada sesuatu yang berbahaya pada Greta. Porsi besar adalah bagaimana Frances berupaya menghindarinya dan bagaimana Greta dengan gigih dan cerdik mendapatkan mangsanya.

Premisnya menarik, bagaimana agar selalu bersikap waspada. Misteri Greta kemudian dibongkar satu-persatu dengan perlahan-lahan.

Akting Isabella Huppert sebagai Greta begitu menyita perhatian. Ia di awal seperti wanita tua yang rapuh, tapi wajah penuh misteri dan mata kejamnya kemudian menghantui di paruh kedua film.

Detail Film:
Judul: Greta
Sutradara: Neil Jordan
Pemain: Isabelle Huppert, Chloë Grace Moretz, Maika Monroe, Colm Feore, dan Stephen Rea
Genre: Thriller
Skor : 7/10
Gambar: IMDb

~ oleh dewipuspasari pada Agustus 29, 2019.

2 Tanggapan to “Greta”

  1. Saya setuju ttg kewaspadaan. Karena saking baiknya temanku ada yang sampai kemalingan motor. Dgn modus sok kenal sok dekat ngaku sedaerah.
    Hidup di perantauan tentu ketika mndngar org yang sedaerah seakan mendapatkan teman dekat baru dan karena saking percayanya temanku lengah, motornya diambil.

    Greta yang menemukan mangsanya, endingnya gimana ya.. apakah Greta sadar jd orang baik atau sad ending?

    • Wah beneran ingin tahu penutupnya?
      Frances berhasil diculik oleh Greta. Dia jadi tawanan Greta. Selama ini ada banyak gadis muda yang diculiknya dengan tipuan tas yang sengaja ditinggalkannya. Hingga suatu ketika ia ditipu oleh gadis muda yang mengembalikan tasnya. Rupanya ia sahabat Frances yang curiga kawannya hilang diculik Greta. Ia berhasil menyelamatkan Frances.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: