Karamel

Namanya Kara. Tapi ia lebih populer dengan sebutan karamel. Bukan apa-apa, ia memang berkulit cokelat manis seperti karamel. Ia juga gemar makan yang manis-manis, seperti panekuk dengan gula karamel.

Si Karamel pandai menghidupkan acara. Kehangatan dan keceriaannya membuat orang-orang suka di sekitarnya. Ia gemar bercerita konyol tentang dirinya. Ia juga punya segudang kisah fiktif yang membuatmu tertawa terpingkal-pingkal.

Hari ini Karamel tidak terlihat. Banyak yang menantinya, ingin dengar derai tawanya. Tapi Karamel tak kunjung kelihatan. Apakah ia sakit?

Selama ini ia tak pernah absen. Ia selalu ada dan sehat.

Karamel juga tak terlihat pada esok hari dan esok lusanya. Karamel apakah Kau sakit atau sedang pergi?

Semua resah ketika satu bulan Karamel tak kunjung terlihat. Kawan-kawan kebingungan karena tak ada yang mencarinya.

Salah satunya, Tiara, kemudian berkunjung ke rumahnya. Tak ada yang pernah berkunjung ke rumah Karamel. Tiara kebingungan yang didapatinya adalah sebuah lapangan lengkap dengan anak-anak yang bermain di dalamnya.

Karamel, Kamu siapa sebenarnya?

Karamel melihat dari teropong. Di luar angkasa. Ia sedih kehilangan kawan-kawannya. Ia suka akan misinya ke bumi. Kini ia harus pergi, ia hendak ditugaskan ke Andromeda.

Karamel alias Kara kemudian menggunakan nama samaran. Kela. Ia tak masalah dipanggil Kelapa.

Suatu saat Karamel alias Kelapa akan kembali ke bumi.

Gambar: pixabay

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada September 18, 2019.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: