Ketika Paramitha Rusady Beradu Akting dengan Meriam Bellina dalam Romantika, Galau Remaja di SMA

Film Romantika
Film-film drama remaja lawas tahun 80-an banyak di antaranya yang masih menarik untuk disimak. Apalagi jika jalan cerita dan para pemerannya menarik. Coba kalian simak film berjudul Romantika, Galau Remaja di SMA.

Film ini dirilis tahun 1985 dan dibintangi dua aktris idola masa tersebut, Paramita Rusady dan Meriam Bellina. Selain keduanya juga ada HIM Damsyik, Rima Melati, Frans Tumbuan, dan Elmo. Sutradaranya adalah Henky Solaiman yang juga ikut berperan sebagai guru.

Dikisahkan ada dua remaja cantik yang masih duduk di SMA. Keduanya sama-sama pintar dan suka bersaing. Mereka adalah Tia (Paramitha Rusady) dan Atiek (Meriam Bellina).

Atiek suka mengganggu Tia. Ia bahkan berupaya merebut pria yang dekat dengan Tia yakni Aries (Elmo) . Meski Atiek juga sebenarnya dikejar-kejar pria bernama Boy.

Film Romantika

Di acara darmawisata, pertengkaran Atiek dan Tia membuat runyam. Pertengkaran berlanjut dengan kompetisi menjadi aktris. Keduanya kemudian bertaruh untuk menjadi bintang utama sebuah film.

Cerita Sederhana yang Masih Memikat
Sebenarnya ceritanya klise. Tentang rebutan kekasih dan juga rebutan menjadi bintang. Tokoh protagonisnya pun bisa ditebak. Meski demikian, film ini tetap menarik disimak.

Paramitha meskipun di sini jadi sosok protagonis tak serta-merta menarik simpati penonton. Ada kalanya ia terlalu berlebihan reaksi kemarahannya kepada Atiek dan agak manja.

Sedangkan Meriam Bellina dengan rambut pendeknya, pas berperan menjadi sosok yang tomboy dan genit sekaligus.

Film Romantika
Gaya dandanan Meriam sebagai Atiek pas banget mewakili era 80-an dengan baju sporty dan ikat kepala. Ia di sini menjadi anak kaya yang dimanja ayahnya. Boy yang naksir Atiek, bergaya ala John Travolta di Grease. Yup, kostum dan dandanan di sini memang jadul, khas 80-an dengan bantalan bahu, celana ketat, ikat pinggang, dan baju warna-warni mencolok. 

Di sini dikisahkan isu di industri perfilman, ada yang berupaya menyogok untuk mendapat peran, merayu sutradara, dan lelahnya menjadi kru film.

Bagian yang terbaik di film ini adalah interaksi antara HIM Damsyik sebagai kakek dan Tia. Di sini dialognya asyik dan santai. Jarang-jarang lihat HIM Damsyik santai sih. Dulu peran yang berkesan dari HIM Damsyik adalah sebagai sosok tua menyeramkan di Siti Nurbaya, Datuk Maringgih.

Minusnya para pemerannya ketuaan. Mereka lebih cocok jadi mahasiswa atau romantika saat baru bekerja. 

Film Romantika
Melihat film ini jadi teringat film remaja berjudul Popular yang dulu populer sekitar tahun 1999. Dua remaja yang terus bersaing.

Gambar dari Indonesian Film Center, Jadul Tapi Lawas

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Januari 2, 2023.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: