“Falling Inn Love” Romansa di Selandia Baru

Bagaimana jika Kalian tiba-tiba mendapat hadiah besar dari kuis yang iseng-iseng Kalian ikuti. Hadiah besar yang membuat Kalian juga bermimpi besar. Tapi rupanya hal tersebut membuahkan masalah baru. Kisah inilah yang dialami oleh Gabriela Diaz dalam film dirilis Netflix berjudul “Falling in Love”.

Diceritakan Gabriela (Christina Millian) mengalami pekan yang buruk dalam hidupnya. Ia kehilangan pekerjaannya dan kekasihnya, Dean, tak ingin mengambil langkah untuk serius berumah tangga dengannya. Ia pun menghabiskan dirinya di kamarnya dengan sedih dan minuman alkohol.

Hingga suatu ketika ia terbangun dan melihat ada iklan sebuah kuis berhadiah besar di Selandia Baru. Ia pun iseng-iseng mengikuti. Keesokan paginya ia mendapat kabar bahwa ialah pemenang kuis tersebut. Ia berhak mendapatkan sebuah penginapan indah bergaya pedesaan di sebuah desa kecil di New Zealand.

Ia pun kemudian meninggalkan San Francisco dan optimis mampu untuk mengelola penginapannya. Tak dinyana hal yang ia lihat di internet beda dengan hal yang ia lihat langsung di kenyataan. Warga desa setempat menunjukkan raut wajah aneh dan sedih ketika ia berkata ialah pemilik baru penginapan. Dan rupanya penginapan baru yang menunggunya adalah rumah tua yang bobrok dengan ilalang tinggi dan seekor kambing. The Bellbird Valley Farm.

Gabriela kontan syok. Tapi ia kemudian tertantang ketika para warga meragukannya. Termasuk seorang pemuda yang kerap membuatnya kesal, Jake Taylor (Adam Demos), yang rupanya seorang arsitek. Ia menyarankan Gabriela untuk memertahankan desain antiknya tapi Gabriela ingin menggunakan teknologi solar panel agar penginapannya ramah terhadap lingkungan.

Ceritanya sederhana dan mudah ditebak, terutama ketika ia melihat dengan mata kepala sendiri penginapan yang bobrok dan bertemu dengan pemuda lokal. Meski demikian ceritanya tetap menarik untuk diikuti, terutama proses bagaimana penginapan itu bisa berubah.

Ceritanya menarik karena lingkungan dan warga desa tersebut yang kompak. Ada kehangatan dan kepedulian di sesama warga desa. Juga ada nuansa tradisi dan tentunya panorama alam Selandia Baru yang menawan. Padang rumput, pepohonan dan pantai-pantai yang natural.

Namun sekali lagi ceritanya sangat mudah ditebak. Juga ada lubang-lubang cerita yang membuatmu berpikir seharusnya itu tak terjadi. Seperti jip tua yang langsung bisa menyala ketika digunakan Grabiella. Ada bensinnya lagi. Kemudian tentang kran di dapur yang rusak, juga bagaimana dua orang saja bisa membenahi rumah yang sudah parah seperti itu. Hehehe lubang-lubang cerita ini sih yang agak mengganggu. Tapi selebihnya lumayan menghibur. Aku jadi ingin pergi ke Selandia Baru.

Detail Film:
Judul: Falling In Love
Sutradara: Roger Kumble
Pemeran: Christina Millian, Adam Demos
Genre: Drama, romantis
Skor: 6.7/10
Gambar: IMDb/Netflix

~ oleh dewipuspasari pada Oktober 13, 2019.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: