Musik EDM Apa Masih Beken Pada Akhir 2019?

Electronic dance music alias EDM beberapa waktu lalu ramai menghiasi radio. Lagu-lagu ini berseliweran di radio dan mendapatkan banyak perhatian baik di Youtube maupun di Spotify. Rupanya hingga saat ini genre musik ini masih laris-manis. Banyak nama baru yang bermain di genre ini, meskipun juga banyak pemain lama yang bertahan.

Aku sendiri tidak begitu mengikuti genre ini. Dulu paling-paling hanya mendengarkan lagu dari Hardwell “Sally”, lagu-lagu dari Alan Walker, beberapa lagu dari Zedd dan sebagainya. Dari Indonesia aku suka mendengarkan Soundwave dan Dipha Barus.

Nah pada tahun ini musik EDM ini belum menyingkir. Malah pemainnya makin banyak. Alan Walker merilis single “Lily” yang sukses. Di radio hampir tiap saat selalu ada lagu EDM.

Terus terang lagu-lagu EDM saat ini mirip-mirip. Warna vokal penyanyinya juga tak jauh beda, sulit diidentifikasi kecuali punya suara yang benar-benar khas. Kadang-kadang aku merasa mereka menggunakan fasilitas autotunes, sehingga suaranya langsung cukup bagus.

Pada tahun 2019 ini lagu EDM yang lumayan kusukai yaitu “Lily”-nya Alan Walker yang vokalisnya memiliki warna vokal yang unik. Pada tahun ini ia juga memiliki single berkolaborasi dengan A$AP Rocky dengan judul lagu “Live Fast”. Berbeda dengan genre EDM umumnya yang banyak menggandeng penyanyi pop, lagu ini kental nuansa rap dan hip-hopnya. Terasa fresh.  Lagu ini merupakan theme song dari game PUBG Mobile.

Kemudian ada nama The Chainsmokers yang membawakan “Call You Mine” bersama Babe Rexha. Tapi aku kurang suka lagu ini. Aku lebih suka lagunya yang berduet dengan Halsey berjudul “Closer” atau ketika  berduet dengan Daya bertajuk “Don’t Let Me Down”. Lagu yang terakhir ini aku suka dan enak didengar.

Lagu “Don’t Let Me Down” ini cocok didengar pada saat melakukan perjalanan jauh. Benak seolah-olah diajak ikut berpetualang. Aku juga suka video klipnya dengan konsep mobil yang diombang-ambingkan. Penyanyi cantik bernama Daya ini rupanya memiliki nama asli Grace Martine Tandon dan sekarang usianya baru 21 tahun. Tembangnya dulu, “Sit Still, Look Pretty” juga beken dan melambungkan namanya.

 

Kemudian ada nama Martin Garrix berkolaborasi dengan penyanyi bernama Bonn berjudul “Home”. Vokal penyanyi prianya memiliki gaya bernyanyi yang khas. Musiknya juga agak beda dengan musik EDM pada umumnya.  Lagunya lebih dinamis dan tidak membosankan.

Ya, EDM belum mati. Memang ada lagu-lagu yang mirip-mirip, tapi masih ada lagu-lagu yang benar-benar apik.

~ oleh dewipuspasari pada November 14, 2019.

8 Tanggapan to “Musik EDM Apa Masih Beken Pada Akhir 2019?”

  1. Saya jauh lebih takut klau musik rock yang Mati wkwk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: