Aroma

Suatu pagi ketika aku berjalan menuju lokasi rapat di kawasan Kelapa Gading indera penciumanku merasai berbagai aroma. Ada beragam aroma yang menyambutku sebelum pusat perbelanjaan itu dibuka.

Aroma itu beragam. Yang sedap adalah aroma biji kopi yang sedang disanggrai di sebuah kedai. Harumnya membuatku ingin merasainya jika tak mengingat aku juga baru meneguk kopi sebelum aku berangkat. Apabila aku tak ingat duit si kantong rasanya ingin duduk dan menghirup kopi. Mungkin sekalian memesan croissant atau roti lapis. Tapi bisa-bisa selembar uang merah langsung melayang. Hehehe sayang. Mending nanti minum kopi di tempat rapat saja.

Aroma yang sedap itu berganti aroma yang tak kusuka. Aroma asap rokok. Begitu menyengat. Membuatku bergegas menahan nafas. Sayangnya masih ada yang masuk dan meneror organ pernafasanku.

Aroma sampah makanan membuatku mual. Aku juga langsung berupaya menahas nafas.

Kemudian ada aroma aneh. Semacam obat-obatan dari sebuah panti pengobatan. Aroma ini kemudian digantikan aroma karbol dan antiseptik yang kuat.

Masih ada waktu 40 menitan sebelum waktu rapat. Aku kemudian duduk sejenak sambil mencari-cari lokasinya. Eh rupanya aku sudah berjalan agak lumayan jauh dan masih ada 300 meteran lagi. Ya tidak apa-apa buat olah raga. Semoga rapat kali ini tidak sampai malam lagi untuk menyimpan energi keesokan hari dan esok harinya lagi hingga Jumat sore tiba.

Aroma di sini agak segar. Tak banyak kendaraan melintas. Hawa terasa agak segar setelah tadi naik motor aku terus berupaya menahan nafas dari asap kendaraan.

Gambar:Pixabay/starglade

~ oleh dewipuspasari pada November 26, 2019.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: