Kisah Surga dan Neraka di Nat Geo

Sebenarnya apa itu surga dan neraka? Kenapa sebagian memburunya, mengharapkannya tapi kemudian menciptakan neraka di dunia? Mengapa ada yang menganggap surga hanya itu kelompoknya, lainnya tak berhak untuk kelak mendatanginya. Bahasan dalam bentuk dokumenter di National Geographic membuatku tertarik. Judulnya “The Story of God with Morgan Freeman”.

Awalnya aku menonton tentang candi Angkor Wat di Kamboja. Candi ini salah satu peninggalan Hindu yang megah. Ia dibangun untuk memuliakan Dewa Wisnu. Ada begitu banyak relief dalam candi tersebut yang mengaitkan raja dengan Wisnu yang dikenal sebagai dewa pencipta.

Kemudian cerita berlanjut dengan Morgan Freeman, aktor kulit hitam yang populer dengan peran-peran bijaknya, menjadi si pemandu acara. Cerita berlanjut ke Irak. Di sana rupanya ada pemeluk agama nasrani di tengah-tengah mayoritas umat muslim. Mereka bangsa nasrani yang lahir sejak dua ribu silam.

Awalnya mereka hidup damai penuh toleransi hingga terjadi pemberontakan. Gereja mereka sering diancam dilakukan pengeboman. Pemeluk nasrani mendapat banyak ancaman hingga sebagian tak sanggup dan memutuskan pindah dari negaranya. Ada yang memutuskan pindah ke Syria.

Mereka kemudian mengetahui mereka baru saja keluar dari mulut buaya menuju mulut singa. Di sana waktu itu ISIS masih kukuh sehingga kehidupan sehari-hari begitu mengerikan. Untunglah sebagian beruntung ketika berhasil mengungsi. Kini mereka dapat menjalankan ibadah dengan tenang.

Ada banyak jalan menuju surga, ujar Morgan. Menurut kepercayaan bangsa Maya ada gua bawah tanah yang merupakan pintu masuk menuju surga. Ia disebut cenote. Gua bawah tanah ini indah namun juga menjadi tempat pengorbanan kepada para dewa.

Cerita berlanjut ke seorang paramedis yang pernah mengalami mati suri. Ia bertemu dengan surga tapi ia memilih untuk kembali ke dunia. Ia lalu mendapat pesan dan menyebarkannya bahwa sebenarnya jalan menuju surga adalah sederhana. Ia ada di setiap orang yang penuh cinta kasih.

Benarkah sebenarnya jalan menuju surga itu sederhana? Dan benarkah neraka dan surga sebenarnya menjadi bagian dari kita sehari-hari?

Sebuah tayangan yang menarik dan membuatku merenung pada Sabtu malam ini.

~ oleh dewipuspasari pada Desember 21, 2019.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: