Selamat Hari Film Nasional

Hari ini memiliki makna dalam dunia sinema Indonesia karena hari ini diperingati sebagai Hari Film Nasional. Perfilman Indonesia memiliki dinamika, pernah mati suri kemudian bangkit dan kini industri perfilman Indonesia menjadi salah satu industri kreatif yang menyumbang pendapatan yang besar.

Meski penggemar film Indonesia meningkat, ia masih tersegmentasi, belum merata. Kecuali untuk film-film populer seperti film-film besutan Joko Anwar dan film-film yang dibintangi Iqbaal Ramadhan.

Aku beberapa kali menonton film Indonesia dengan kondisi penonton hanya segelintir. Bisa jadi karena jamnya yang bukan jam strategis. Bisa pula dikarenakan filmnya yang kurang populer dan kurang terpromosikan dengan baik. Atau mungkin penonton Indonesia sudah bosan dengan tema-tema tertentu.

Yang menarik dari kata Joko Anwar kubaca dari cuitannya beberapa tahun lalu, masih ada kecenderungan di kalangan industri perfilman Indonesia untuk meniru sesuatu yang sukses. Misalnya film horor laris manis dengan adanya “Danur Universe” dan “Pengabdi Setan” remake. Eh kemudian hampir setiap minggu ada film horor yang dirilis dengan tema yang mirip-mirip.
Lalu ada film remaja percintaan semacam Dilan dan Milea yang kemudian dikloning dengan perubahan yang tak banyak. Belum lagi film religi yang mirip-mirip dan sebagainya. Penonton perlu sesuatu yang baru. Fresh.

PR dalam meningkatkan kualitas film Indonesia masih banyak. Ini juga memiliki kaitannya dengan keberadaan bioskop yang belum merata. Di pulau Jawa sekalipun belum semua kota memiliki bioskop, apalagi di luar Jawa. Tak harus bioskop mewah dan mahal, bioskop rakyat juga tak masalah.

Harapanku masih sama seperti tahun lalu. Semoga film Indonesia menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Di Indonesia ada 270-an juta penduduk. Empat persennya saja sudah lebih dari 10 juta. Sementara jumlah penonton terbanyak saat ini di angka 6 jutaan jadi baru sekitar 2,5 persen dari total penduduk di Indonesia. Jika melihat dari Korsel dan India yang industri perfilmannya begitu pesat dan kualitas filmnya makin meningkat, penonton memberikan andil yang besar, termasuk dukungan dari pemerintah dan juga peningkatan kualitas dari sineas film sendiri.

Selamat hari film nasional!

Gambar: twitter KOMiK

~ oleh dewipuspasari pada Maret 30, 2020.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: