Film “Up” Tentang Rasa Sepi, Mimpi, dan Kasih

Up

Film “Up” termasuk yang rajin diputar di televisi. Meski sudah terhitung empat kali atau lebih aku menontonnya, aku tetap menyukainya. Ceritanya membangkitkan sebuah perasaan seperti sedang bernostalgia.

Dalam kisah ini tokoh utamanya adalah Carl Fredricksen. Ia dan istrinya, Ellie, hidup sederhana namun bahagia hingga menua dan kemudian istrinya meninggal. Selama ini mereka mengidolakan seorang petualang bernama Muntz dan berkeinginan pergi ke Paradise Fall di Amerika Selatan.

Selama hidupnya Carl mencoba menabung agar ia dan Ellie bisa ke sana, tapi kebutuhan selalu ada. Ketika dana tersebut sudah tercukupi, Ellie telah tiada. Meski istrinya telah tiada Carl mencoba untuk memenuhi janjinya.

Ia pun mencoba menerbangkan rumahnya dengan cara mengikatnya dengan sejumlah besar balon. Tak dinyana ada anak laki-laki pramuka bernama Rusell yang jadi penumpang gelap yang berniat membantu Carl agar mendapat sebuah medali.

Petualangan mereka berubah menjadi buruk ketika ada sesuatu yang tak disangka-sangka.

Up

Sebuah Cerita Tentang Rasa Sepi, Penghargaan, dan Persahabatan
“Up” memiliki cerita yang bisa disimak anak-anak, remaja, dan kaum dewasa. Carl menggambarkan sosok orang tua yang sebenarnya kesepian. Setelah kehilangan Ellie, ia seperti kehilangan sesuatu yang mengubah perangainya jadi buruk. Sementara Russell menggambarkan kepolosan khas anak-anak. Sosok yang kemudian menjadi lawannya juga mempunyai latar belakang yang membuatnya menjadi kejam. Ia merasa tak dihargai dan kemudian dipermalukan.

Dinamika hubungan Carl dan Russell juga disorot di sini. Dari yang cuek kemudian sedikit demi sedikit muncul rasa peduli Carl terhadap Russell, seperti hubungan kakek ke cucunya. Menarik

Kehadiran para hewan juga membuat cerita makin semarak, memberikan nilai tambah emosional karena cerita yang melibatkan hewan rata-rata banyak disukai penonton. Di sini ada hewan eksotik dan juga anjing yang cerdik.

Up

Ceritanya fresh. Ada unsur imajinatifnya. Visualnya menawan. Juga ada nuansa emosionalnya yang bisa menyentuh perasaan penonton. Skoringnya juga indah.

“Up memiliki kisah yang menyentuh anak-anak hingga kaum dewasa. Ia segar, beberapa adegan mengumbar tawa, lainnya membuatmu terharu”

Skor 8/10

Gambar dari IMDb

~ oleh dewipuspasari pada September 5, 2020.

2 Tanggapan to “Film “Up” Tentang Rasa Sepi, Mimpi, dan Kasih”

  1. Film ini seperti salah satu puncak prestasi Pixar. Membawa mimpi yang paling masuk akal dibandingkan film lainnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: