Hari Minggu

Rumah stroberi

Hari Minggu ini rasanya ingin bermalasan. Tapi di rumah lagi ada tukang, membenahi genteng dan juga plafon rumah sebelum musim hujan tiba. Dokdokdok bunyinya.

Awal-awal pandemi ada beberapa tetangga yang membenahi rumahnya. Kupikir hak tersebut dilarang tapi rupanya diijinkan. Hampir tiga bulan ada sisi kontras. Suasana sepi tak ada penjual lalu lalang. Tapi sebelah rumahku membenahi rumahnya sehingga aku merasai polusi suara. Baru setelah malam hari suasana kembali tenang dan sepi.

Kini gantian aku ya yang membuat kebisingan hehehe. Sudah lama kan niatku mendapat suasana sepi masa pandemi terganggu oleh bunyi las, membongkar, memaku dan sebagainya. Ya, hampir selalu ada yang membenahi rumah. Jadi sebenarnya pandemi ini tidak sepi-sepi amat.

Sepinya karena tak ada yang berlalu lalang. Tak ada gojek, grab motor, pengantar paket dan pedagang makanan. Tapi membenahi rumah jadi tren.

Aku akhirnya ikut juga membenahi rumah. Plafon sudah harus diganti. Genteng harus dicek. Intinya persiapan musim hujan. Jangan sampai rumah kebocoran dan terancam rayap lagi.

Dokdokdok memecah kesunyian pada Minggu siang hari. Plafon lama diangkat dan plafon baru akan dipasang.

 

~ oleh dewipuspasari pada September 27, 2020.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: