“My Grandpa is An Alien”, Benarkah Sang Kakek Seorang Alien?

my grand pa is an alien

Ketika Festival Film Eropa (Europe on Screen) 2020 mengumumkan daftar filmnya, aku langsung terpikat dengan film berjudul “My Grandpa is An Alien”. Film asal Kroasia yang memiliki judul asli “Moj dida je pao s Marsa” ini dirilis tahun 2019 dan meraih banyak penghargaan.

Dikisahkan dalam film ini, ada satu keluarga dengan satu orang kakek dan ketiga cucunya, Alex, Sven, dan Una. Si kakek (Nils Ole Oftebro) paling dekat dengan Una (Lana Hranjec), keduanya suka meneropong bintang dan memiliki kesamaan minat

Si Una di sekolah kerap dirundung teman-temannya. Ia dianggap anak yang tak cocok dengan mereka, karena ia memang eksentrik dan tertarik hal-hal tentang mesin seperti kakeknya. Bahkan temannya dengan kejam berkata tak ada yang tertarik untuk datang ke pesta ulang tahunnya karena Una anak yang membosankan.

Una tak sedih. Ia baru kelimpungan ketika kemudian terjadi sesuatu kecelakaan. Kakeknya hilang dan ibunya (Petra Polnisová) drop sehingga harus dibawa ke rumah sakit. Kedua kakak laki-lakinya menemani sang ibu. Sementara sang ibu menitipkan pesan aneh ke Una untuk segera menemukan si kakeknya dan kemudian bertemu ibunya.

Si Una bingung menerjemahkan pesan tersebut. Lalu ketika mencari informasi, ia menemukan sesuatu di ruang bawah. Ada semacam robot yang mengaku ia adalah alien. Ia tahu siapa yang menculik kakeknya.

Mulailah Una melakukan petualangan bersama si alien mungil yang bernama Dodo. Benarkah sang kakek adalah alien?

Sebuah Kisah yang Hangat

Ini adalah film yang bisa ditonton keluarga. Sebuah film yang hangat. Una yang menginjak usia 11 tahun dipaksa untuk segera bisa mengambil keputusan sulit. Karakter Una ini diperankan dengan baik oleh Lara.

my grand pa is an alien

Dari segi cerita mungkin tidak luar biasa. Aku suka dengan detail tentang alien di sini. Ada ras alien Cassiopeian, humanoid, dan sebagainya. Tapi karena cerita ini ditujukan untuk film keluarga maka gambaran aliennya dan ancamannya juga tidak sewow seperti film fiksi sains macam “Star Trek”.

Kisah petualangan Una dengan dialog yang kocak antara Una dan Dodo menggerakkan cerita.  Film besutan Dražen Žarković dan Marina Andree Škop ini berhasil meraih penghargaan Golden Arenas untuk kategori Best Visual Effects dan Best Cinematography di ajang Pula Film Festival.

Sebuah film yang sederhana namun tetap menarik disimak. Skor 7/10.

Gambar dari: IMDb

~ oleh dewipuspasari pada Desember 4, 2020.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: