Artistik dengan Balutan Dominan Hitam Putih dan Nuansa ‘Dark’ dalam “The Girl from The Other Side”

the girl from the other side

Ketika membaca judul anime yang tayang hari ini di JFF hingga besok, Minggu pukul 10.00, “The Girl from The Other Side”, aku menebak anime ini bukan anime biasa. Ia pastinya fantasi yang ‘dark’. Dugaanku benar, animasi dengan warna hitam putih ini memberikan nuansa yang suram dan muram.

“The Girl from The Other Side” alias “Totsukuni no Shojo” merupakan film animasi pendek yang diangkat dari manga berjudul sama karya Nagabe yang terdiri dari 10 volume. Dalam wujud animasi, sutradara Yutaro Kubo dan Satomi Tani hanya menuangkannya dalam durasi 10 menitan.

Film ini berkisah tentang gadis kecil bernama Shiva. Anak perempuan bergaun putih itu ditemukan di hutan sendirian. Kemudian sosok makhluk manusia dengah kepala burung mengasuhnya. Ia kemudian dipanggil dengan sebutan ‘teacher’ oleh si gadis tersebut.

Keduanya tinggal di rumah yang sepertinya sudah tua dan kurang terurus di tengah hutan. Si gadis kecil berpikir ia akan dijemput. Ia tak tahu bila ia ditinggalkan di sana oleh keluarganya yang tersisa.

the girl

Tak banyak informasi yang bisa digali dalam film ini. Sepertinya ada dua dunia dalam animasi ini, dunia manusia dan dunia monster. Dunia monster bisa jadi dulunya manusia yang terkena kutukan. Di dalam film ini terlihat si ‘beast’ tak bisa menyentuh si anak perempuan. Setiap benda yang disentuhnya menjadi hitam. Situasi di luar juga tak kalah menyeramkan. Ada ancaman di hutan tersebut dari para ‘beast’ yang tak punya rasa kasih sayang seperti ‘teacher’.

Aku terpesona dengan animasi produksi Wit Studio ini. Indah dan begitu artistik. Pemilihan warna dominan hitam putihnya menguatkan nuansa misterius dan kelamnya. Nuansa kontras dihadirkan dengan anak perempuan bergaun putih dan si ‘teacher’ yang menggunakan jubah hitam. Unsur-unsur gothic juga dihadirkan dalam animasi ini.

Musiknya indah, intimidatif. Meskipun keduanya makhluk berbeda rupa dan dari dunia berbeda, tampak suasana yang hangat dalam adegan-adegan di ruang makan.

Hemmm aku masih penasaran dengan kisahnya. Sepertinya aku harus mencari manganya untuk tahu lebih detail kisahnya.

gambar dari IMDb

~ oleh dewipuspasari pada Desember 12, 2020.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: