Lagu “Saturday Night” Mengingatkan Saat Naik Kereta Sendiri Malam Hari

Suede
Apabila lagunya /rif berjudul “Salah Jurusan” menggambarkan kondisi tak nyamannya naik bus kota tigaperempat Jakarta dulu, dalam lagu milik band Suede, “Saturday Night”, pendengar diajak menjelajahi stasiun dan naik kereta.

Apakah kalian pernah naik kereta sendirian di kota lain atau negara lain? Ada sesuatu yang rasanya asing dan juga rasa kesepian. Padahal situasi di sekeliling ramai, namun rasanya kita sendirian.

Aku menyukai lagu “Saturday Night”. Mengingatkan pada masa-masa aku masih kuliah dan bekerja ketika tak punya ‘seseorang’. Saat lainnya bersama ‘seseorang’, aku hanya di kamar mendengarkan lagu ini dan membayangkan ada yang datang atau sekadar menelponku. Ketika jarum jam telah menunjukkan pukul 22.00 biasanya aku telah menyerah, menyudahi harapanku.

 

Lagu ini menurutku komplit. Lirik dan suasananya menggambarkan situasi seseorang pekerja yang lelah dan kemudian menyadari akan ada Sabtu malam. Malam yang menyenangkan karena besoknya adalah hari libur.

Cause tonight we’ll go drinking
We’ll do silly things
And never let the winter in
And it’ll be okay like everyone says
It’ll be alright and ever so nice
We’re going out tonight
Out and about tonight

Di dalam videp klip lagu tersebut nampak personel Suede, Brett Anderson dan lainnya memasuki stasiun kereta. Ada wajah-wajah calon penumpang yang nampak kesepian dan muram.

Di dalam kereta situasinya juga tak jauh beda. Yang duduk sendirian wajahnya nampak termenung, bosan, dan juga sedih. Berbeda dengan penumpang yang berpasangan.

Saturday night
Melihat video klip ini aku jadi ingat masa-masa naik kereta apabila pulang nobar. Biasanya kami buru-buru jalan ke stasiun. Kami sampai di stasiun Sudirman pukul 21.30-22.00 dan saat itu penumpang masih ramai. Jika beruntung aku bisa pulang seketika atau menunggu kereta lagi. Sampai di rumah bisa tengah malam.

Meski perjalanan ke kereta kadang-kadang sendiri atau beramai-ramai, tapi aku hanya sendirian ke arah tujuanku. Menunggu kereta datang dan masuk kereta sendiri dan kemudian melamun di dalamnya hingga stasiun tujuanku terlihat.

Lagu ini membuatku tersenyum simpul dan juga larut dalam lamunanku tentang kereta. Aku suara suara Brett yang unik, apalagi ketika masuk bagian Lalala. Indah sekali suaranya. Ada nuansa David Bowie di lagu-lagu Suede.

Oh iya versi live nya juga bagus. Suara Brett dan permainan keyboardnya juga keren.

~ oleh dewipuspasari pada Juli 24, 2021.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: